Laki yang baju putih masih sanggup tersenyum walau duitnya tinggal 40rb perak dan tiket pulang masih di awang-awang. Laki yang pake almamter biru agak merenung sebab cincin emas satu-satunya telah ia jual untuk datang ke Cibubur, untuk ikut pelatihan seminggu yang luar biasa itu. Kak Ramli, orang Makassar, berdua kita hanya bisa melihat dengan takzim ketika waktu istirahat dan melihat teman-teman yang lain jajan di seputaran tempat pelatihan. Namun Tuhan maha adil, sehari sebelum pelatihan usai, senior Kak Ramli datang dan memberikan sedikit santunan kepada beliau yang menyebabkan kita bisa jajan popmie di Warung dekat mesjid di Buperta. Plus di sangu-in 15rb rupiah oleh sang kakak, bahagia yang sederhana sekali haha. Terima kasih Facebook atas pengingat kenangannya, terima kasih banyak #FIM #FIMSick #ForumIndonesiaMuda #Makassar #Buperta