[Ramadhan, Skripsian dan Challange dari Salam] . Malam kemaren, saat mata sudah tak mampu ditandingi kopi, saat malam semakin sunyi di H-9 pengumpulan berkas sidang skripsi, gue membuka IG, kemudian di home paling awal muncul challange dari @salam_ui . Jadilah tiga perpaduan yang bikin baper hati. Ramadhan, skripsi, dan ayat ilahi. . Seolah-olah di puncak keletihan (yang belum seberapa ini) Allah menyemangati dengan cara yang bikin meleleh hati, "Janganlah kamu bersikap lemah..." firman Allah, "...dan jangan pula kamu bersedih hati," . Ayat yang Allah kirimkan kepada para pejuang perang Uhud dahulu, saat sedih, menyesal, karena pasukan mukmin yang hampir menang, harus kalah. Kalah karena lengah . "...Padahal, kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman." . Kini, ditengah harus membaca, meneliti Rekam Medis seratus orang dalam sehari, di tengah mata yang makin keriting karena jurnal lagi jurnal lagi, hati yang makin iri melihat muslim di mana-mana berlomba memberikan ibadah terbaik di Ramadhan ini (tanpa harus mikirin skripsi😂, astaghfirullah). Di tengah itu semua, Allah malam tadi seperti langsung ke hati menyampaikan "Jangan lemah gitu Raudha, jangan sedih.." . Bahkan kegalauan gue gak ada apa-apanya dibandingkan sedihnya kaum muslim saat kalah perang Uhud, saat paman Nabi tercinta Hamzah harus syahid dannn. Ah sudahlah. . Gak ada apa-apanya. . Jadi untuk apa lemah dan sedih, karena Allah sendiri yang akan menangkan orang-orang yang beriman. Maka, bersedih hatilah sedemikian rupa, jika sudah tak ada lagi iman itu di hati kita. . *nge-capture tiga kali selalu dapet ayat ini, terus iseng capture sekali lagi, dan masih ke-capture ayat ini. #RamadhanProduktif #CaptureYourAyat