Mengagumimu Dari Kejauhan
Mengagumi mu sejak setahun yang lalu benar-benar menyadarkan aku untuk bisa lebih bersabar. Mengajarkan aku cara penjagaan diri yang sesungguhnya. Memberikan cara untuk diri ini mengontrol rasa ingin memilikimu ketika itu muncul. Setahun lalu mungkin hanya sekadar kagum. Tapi, semakin kesini aku merasa cukup nyaman dengan komunikasi kita. Meskipun disela sela komunikasi aku kerap kali bertanya-tanya "apakah kamu rasakan yang sama?", aku juga jadi sering menguatkan diriku untuk skenario terburuk bagaimana jika akhirnya bukan aku yang kamu pilih. Bukan aku yang membuatmu nyaman. Bukan aku yang kamu jadikan rumah untuk pulang nantinya. Mungkin seharusnya aku sudah mulai membuat dan menjaga jarak lebih jauh dari kamu, melihat beberapa kali caramu menanggapi obrolan daring kita yang sesempatnya kamu. Tapi balik lagi selalu ada pemakluman dari diri ini atas perlakuan kamu. Aku tahu betul ini tidak baik, tapi aku juga berusaha untuk semampunya aku untuk menjaga jarak. Namun, entah apa alasannya selalu ada topik baru yang membuat aku atau kamu memulai obrolan lagi ketika jarak itu sudah mulai terlihat. Apakah begitu cara Dia menjaga kita? Aku sudah menyerahkan namamu pada Sang Pencipta, memintamu dengan sungguh². Meminta untuk diyakinkan apakah kamu orang yang benar dia ciptakan untuk menemani dan membimbingku kelak.
Aku menulis ini, karena ada hal yang mengganggu dalam kepalaku. Tentang obrolan kita akhir-akhir ini. Kamu seperti pendengar yang baik, kamu seperti partner yang tepat untuk aku ajak berdiskusi. Tapi lagi lagi, aku disadarkan tentang hal yang masih mengganjal tentang kamu. Iya aku cukup penasaran tentang siapa yang sedang kamu ikhtiarkan saat ini. Aku hanya mengetahui bahwa kamu tidak sedang menjalankan sebuah hubungan. Tapi aku juga tidak cukup yakin bahwa kamu tidak sedang mengagumi siapapun. Sesungguhnya aku tidak ingin terlarut pada hal yang belum pasti untukku. Aku ingin sekali menegaskan semuanya padamu. Namun, aku tidak tahu bagaimana cara yang tepat. Aku pernah diskusi dengan temanku tentang hal ini, katanya aku tidak perlu menegaskan apapun ke kamu. Katanya aku hanya perlu lebih menjaga jarak dan fokus pada apa yang sedang aku ingin capai. Mungkin itu hal yang tepat untukku saat ini sambil menikmati mengagumimu dari kejauhan. Terima kasih karena selalu menjadi teman diskusi disela sela kesibukanmu ya. Sehat-sehat selalu ya kamu. 🤍✨️










