Ramadhan Terakhir..
Bagaimana bila ini adalah pertemuan terakhirku dengan bulan Ramadhan?
Pikiran itu terbesit di kepalaku, menyusup dalam euforia kebahagian berjumpa dengan Ramadhan, meski pertemuan ini nyatanya sudah berulang kesekian kalinya. Aku lantas termenung, teringat bagaimana kuhabiskan bulan-bulan Ramadhan sebelumnya dengan kurang persiapan, kurang mantap dan kurang maksimal. Sesal, jelas. Sedih, pasti. Jika ini merupakan kesempatan terakhir, maka sudah tentu jawaban paling tepatnya hanya satu,
Berikan yang terbaik!
Tetapi, setelah dipikir-pikir juga, rasa cemas ini sebenarnya merupakan hal baik menurutku. Dia tidak membawa ketakutan yang membuat diri menjadi lemah. Dia tidak membawa kegelisahan yang membuat diri menjadi gundah. Dia tidak membawa putus asa yang memaksa diri untuk menyerah. Sama sekali tidak. Justru pertanyaan ini bagaikan hidayah, yang memberikan semangat agar diri mau berusaha memberikan yang terbaik, mau berusaha untuk memaksimalkan setiap waktu, tenaga dan pikiran, mau berusaha agar kesempatan terakhir ini tidak menjadi kesia-siaan.
Untuk itu, Sudah semestinya Ramadhan kali ini aku berniat untuk berusaha menyempurnakan amalan-amalan yang masih jauh dari sempurna. Aku juga ingin bisa lebih disiplin serta istiqomah melaksanakan setiap target yang telah dibuat. Mengatur setiap waktu dan capaian harian yang tidak memberatkan. Pun aku ingin produktif utamanya dalam hal urusan akademik, riset dan tesis.
Jujur, aku bersemangat sekali. Semoga Allah menjaga semangat ini seterusnya. Aamiin.
Hal terakhir yang mejadikan Ramadhan - yang mungkin terakhir - ini lebih berwarna adalah anugerah Allah yang telah mempertemukanku dengan "dia", makhluk istimewa yang selalu berhasil menarikku ke dalam dunianya yang sunyi tenang penuh warna, mengubah suasana hatiku menjadi taman bunga segala rupa, membuat mataku berbinar-binar terkesima. Entah sebab apa hingga aku layak dipertemukan dengan sosok istimewa itu. Yang jelas aku bersyukur sekali. InsyaaAllah, nanti kuceritakan tentang "dia" di lain masa.
Jika ini adalah Ramadhan terakhirku, maka aku ingin ini menjadi Ramadhan terbaikku. Itu saja.
sumber gambar: https://dki.kemenag.go.id/media/resized/800x/ffca14c36e3ba2b5ae5389ccb1f1b902.jpeg
















