#Tentang: 25 Nabi dan Rasul. Masih hafal?
Kalau diurutin dari Nabi Adam AS sampai Rasulullah Muhammad SAW. Total ada 25 nabi dan rasul. Yang jadi pertanyaannya, masih hafal nggak kita? Hohoho.. kalau saya mah, kalau nggak dinyanyiin juga bakal ambyar hahaha. Emang guru guru ngaji kita pas kecil udah top metode pengajarannya. Ayo coba yaa...
~Adam Idris Nuh Hud Sholeh Ibrahim Luth Ismail Ishaq Yaqub Yusuf Ayub Syuaib Musa Harun Dzulkifli Daud Sulaiman Ilyas Ilyasa Yunus Zakaria Yahya Isa Muhammad (PBUH)~
Suka lupa? Berarti kita sering denger hikmah atau cerita dari yang lain mungkin. Lebih familiar sama robinhood, jaka tarub, fahri aisyah (yhaa..), goblin grim reaper (ini mah akyuu. Auto: See yaa.. never gone my way) dan lain lain.
Bukan perkara boleh atau nggak sih. Tapi sebagai manusia beriman yang mempunyai kitab suci yaitu Al Quran, tentu lebih utama merujuk hikmah yang ada pada Al Quran.
Kisah kisah para utusan Allah ini nggak kalah heroik dan nggak kalah romantis kok. Armor nya cukup iman kepada Allah.
Ada nabi yang ilmu parenting antara ayah dan anak yang patut dicontoh.
Interaksi antara Nabi Ya'qub AS dan Nabi Yusuf AS sebagai ayah dan anak sungguh menarik. Sangat bisa dijadikan rujukan bagi para bapak bapak. Pada masa itu Nabi Ya'qub AS sudah sangat paham tentang kondisi psikologi si anak.
Lalu ada kisah romantis antara Nabi Ibrahim dan kedua istri nya. Serta ujian ujian Nabi Ibrahim dari Allah azza wa jalla yang sungguh anti mainstream.
Meninggalkan istri dan anak nya yg masih bayi di tengah gurun pasir yang tidak ada hijau hijauan. Yang membuat Siti Hajar berlarian bolak balik antar bukit untuk mencari sumber air (sa'i dalam ibadah haji) bahkan sampai menyembelih anak sendiri. Ya. Karena Allah langsung yang memberi perintah. Karena Nabi Ibrahim dan keluarga beriman kepada Allah sehingga mampu melewati semua ujian yang diberikan. Sehingga Allah memberikannya reward menjadikan Nabi Ibrahim sebagai pemimpin bagi seluruh umat manusia. Dan menjadikan anak keturunan Nabi Ibrahim penguasa sekaligus Nabi di berbagai negeri.
Kemudian perjalanan hidup Nabi Musa AS. Dari yang mulai saat bayi dihanyutkan, diasuh oleh istri raja, melerai pertikaian, sampai membelah lautan.
Dan masih banyaaak banget kisah yang lain.
Bahasa nya Al Quran itu MasyaAllah indah banget, sob. Bener bener bikin kita mind-blowing.
Do you know why in the Quran, there are no exact time or place yang mengiringi kisah para Nabi?
Karena fokus nya bukan ke sana. Tapi lebih ke hikmah apa yang bisa kita ambil dari kisah kisah tersebut.
Indeed, islam bukan cuman perkara kita hafal kisah para nabi dan rasul. Tapi meneledani kisah kisah mereka dan membawanya ke kehidupan kita sehari hari itu yang lebih penting.
I know it is hard dan case ber Islam kini sudah semakin kompleks yang membuat iman kita udah kayak grafik EKG yang naik turun.
Ibarat matahari dan bulan nih ya..
Rasulullah as our prophet and messenger itu matahari nya. Dan kita.. sebagai umat islam yang beriman ibarat nya sebuah bulan yang menerangi gelap nya malam.
Matahari itu bentuknya tetep kan. Tiap hari sama. Tapi bulan? It changes. Dari bulan baru, sabit, full moon, lalu balik lagi. Bulan punya wajah yang berbeda setiap hari. So are we. Begitupun dengan kondisi iman kita.
Tapi kabar gembira nya adalah...
Sekalipun iman kita naik turun kayak roller coaster, but still we can and always reflect the light from the sun.
Semoga kelak kita bisa bertemu dengan para utusan Allah SWT dan termasuk golongan yang mendapatkan syafaat dari Rasulullah Muhammad SAW. Aamiin~