Kebingungan
Waktu seakan menarik ulur ke belakang. Mendapati diriku yang tak serius soal mimpi. Aku berusaha sebisaku. Tapi, tak benar-benar ada disana untuknya. Entah diri ini memang belum sadar, atau memang benar-benar tak ingin. Aku sulit membedakan keduanya. Apakah ini benar-benar yang aku inginkan? Atau hanya obsesi karena jalan ini jalan istimewa untuk semua orang?
Kala itu, aku berdo'a memaksa-Nya mengabulkan impian itu. Harus itu, dan hanya itu. Masa menunggu itu datang lagi. Seiring waktu berlalu, kudapati hal yang tak biasa. Teguran hingga nasehat itu menghampiriku. Menghentikanku di sudut persimpangan, jalan mana yang harus aku pilih? Jalan mana yang harus aku lalui? Kudapati kebingungan itu yang tampak rancu. Disisi lain, aku lelah.
Hingga, do'aku berganti. Aku berserah. Kuserahkan semua urusanku pada-Nya. Kali ini tidak lagi memaksa, hanya meminta diberikan yang terbaik menurut-Nya. Pilihan terbaik-Nya. Rencana terindah-Nya.
Hujan di sore hari, 5 Juni 2021 at 18.18










