Dunia Fantasi.
Memahami lalu menyimpulkan.
Memahami arti dan kata "Sendiri dan Menyendiri" membuat aku sedikit mempelajari suatu hal. Yaitu, seperti mengetahui cara pola hidup seseorang yang ingin jauh dari keramaian “Menyibukan diri” dan ingin melakukan sesuatu dengan pendirian.
Apakah dirinya ingin menyendirikan diri dari kehidupan yang penuh dengan kemunafikan? Sepertinya begitu.
Menurutku dengan memahami arti dan kata “sendiri dan menyendiri” membuat aku sedikit berfikiran mengenai kehidupan yang enggan menerima orang lain untuk kehidupan kita pada suatu situasi.
Mungkin pada saat kalian merasakan sakit hati gitu? Mungkin.
Melakukan hal itu sebenarnya bukan hal yang sangat menyedihkan apalagi hal yang mengenaskan. Melainkan itu adalah suatu kehebatan yang tidak orang lain punya. Mungkin itu hanya menurutku.
"Serasa kamu itu, orang yang sangat mandiri yang bisa memutuskan sesuatu hal tanpa adanya orang lain dan bebas melakukan apa yang kalian ingin lakukan."
Mencoba belajar untuk tidak berketergantungan selalu dengan seseorang atau orang lain, mungkin dalam hal apapun itu.
Aku rasa melakukan sesuatu hal yang tidak bisa dilakukan oleh beberapa orang di jaman modern ini mungkin bisa di awali dengan belajar memahami arti kata "sendiri dan mencoba untuk menyendiri”.
Kalo jaman sekarang bilangnya sih gini “Coba deh kamu sayangi diri kamu sendiri dulu, sebelum kamu sayangi orang lain.” #sampehafalgatuh
Sedikit mempelajari hal “Sendiri dan mencoba untuk Menyendiri” membuatku sedikit berfikir ke arah “Self healing”. Yang aku tahu, untuk kebanyakan orang yang melakukan itu pada saat mereka merasakan sakitnya patah hati.
Mencoba untuk melakukan sesuatu tapi susah untuk dilakukan setelah melewatinya pahitnya kehidupan asmara, membuat kita bingung untuk memulai darimana tujuan atau langkah kita selanjutnya.
Sedikit mencerminkan diriku sih untuk masalah asmara. Atau emang seperti diriku banget?
Ya mungkin hanya teman terdekatku saja yang paham aku seperti apa sekarang.
Aku yang sedang mempelajari apa arti “Sendiri dan Menyendiri” membuat aku yang secara tidak langsung melakukan “Self Healing”
Melakukan sesuatu tanpa adanya harapan untuk seseorang secara lebih.
Sedikit putus asa dengan kehidupan yang penuh dengan harapan.
Mengenai “Self Healing.”, Self Healing adalah proses penyembuhan yang hanya melibatkan diri sendiri untuk bangkit dari penderitaan yang pernah dialami dan memulihkan diri dari luka batin.
Mengenai hal tersebut, sebenernya aku ingin sedikit menyadarkan diriku untuk berfikir positif pada arti kehidupan yang luas ini.
Dengan aku yang memulai dari "Sendiri dan mencoba untuk Menyendiri".
Aku yang pernah jatuh dari suatu kesalahan asmara membuat aku bingung untuk melangkah.
Aku sadar setiap orang tidak lepas dari suatu kesalahan, tapi dari kesalahan itu apakah semua dapat di terima oleh semua orang? belum tentu.
Aku yang masih belum dewasa.
Aku yang selalu berfikiran idealis membuat aku selalu berfikir jauh dengan pola kehidupan yang seharusnya. Bukankah berfikir secara idealis itu adalah pemikiran yang bagus? iya benar. Tapi, apakah hidup itu selalu idealis? belum tentu juga.
Temanku berkata, “ Kamu boleh idealis. Tapi, kamu harus juga realistis. Apakah kamu berfikiran idealis semua yang kamu mau akan tercapai? belum tentu kan? Apakah orang idealis membuatmu bisa sampai tujuan yang kamu tuju? belum tentu juga kan? Seidealisnya seseorang, kamu seharusnya bisa berfikir apakah itu bisa terjadi atau tidak. Dengan apa? Dengan kamu belajar mengerti apa arti “Situasi dan Realistis”.
Menjadi seorang idealis tidak sepenuhnya salah. Tapi berfikiran realistis ada butuhnya juga.
But its true, coba deh kalian pahami dulu arti kata sendiri dan menyendiri versi kalian lalu mengarahkan apa arti self healing.
Aku yang belajar dari kesalahan masalalu..
Mencoba untuk melakukan hal “Sendiri dan mencoba untuk Menyendiri” membuat aku melihat sedikit padangan.
Pandangan seperti bisa melihat banyaknya wanita cantik kalo kamu lagi sendiri di suatu tempat seperti coffee shop contohnya. #kenikmatanyanghaqiqi
Banyaknya orang yang berkumpul di suatu tempat seperti coffee shop, membuat aku sedikit mengerti sifat seseorang.
Dari yang sendirian, berpasangan dan berkelompok.
Berbicara dan Bergerak.
Melihat cara dia berbicara seolah - olah dia pandai dalam hal retorika, ya walaupun aku tau dia sedang membohongi pacarnya atau sedang meyakinkan seseorang agar dia di pandang baik.
Melihat cara dia bergerak seolah - olah dia pandai dalam hal akting, ya walaupun aku tau dia sedang mencuri perhatian wanita di sebelah kursinya atau memang begitu sifatnya.
Mencuri lirikan, untuk memperhatikan hal itu membuat aku dapat sedikit menilai karakteristik seseorang dalam khayalanku di sebuah keramaian di tempat coffee shop yang aku kunjungi.
Dengan melihat mereka bercanda, tertawa, terdiam dan melamun. Mungkin bisa di bilang berkomunikasi dalam hal berekspresi lebih tepatnya.
“Sendiri dan Menyendiri” membuat aku mempelajari dunia khayalan untuk kegibahanku di dalam hati. Melihat banyaknya orang pada pusat keramaian yang tidak satupun aku kenal pada keramaian ini, membuatku mengerti sedikit dunia fantasi.
Menghayal, Sensasi dan Kegibahan pada suatu fantasi dunia semesta.
Menghayal pada situasi yang penuh dengan topeng sedikit membentuk sensasi tersendiri pada dunia kehidupan. Membentuk dunia fantasi yang penuh kegibahan pada diriku sendiri untuk berpendapat mengenai cara orang berbicara dan bergerak membuat sedikit kesenangan semesta, Walaupun itu sifat yang tidak baik tapi aku sedikit menikmati.
Terimakasih fantasi dunia semesta.
Source : orchestraaaa











