Thorn is a wood Worker that had his life turned upside down and more than what he would expect on his lathe. #BookBoost #books #novel #sciencefiction #scifi #horror #eviromental
Say hello to our "Live Free" Water Bottle! This stainless steel bottle is 100% BPA free, made of 25% recycled steel and includes a free solid seafoam original with purchase. Those wasteful days of plastic water bottles are over... isn't that refreshing? Limited Edition: only 250 available.
ladydragonstars: Personal/Fandom blog - big on Doctor Who, cute things, social issues, most featured reblogs are tagged ‘story of my life’ (i.e. posts that are relatable).
ecotypicallady: Environmental blog - tendency to focus on climate change, oil industry, the social side of environmental issues, impacts on Canadians, relevant innovative technology, preference for visuals (instead of written materials). Occasionally features animals being adorable.
catblogwoohoo: IT’S A BLOG ABOUT CATS! Typically features reblogs of cats and their adorableness etc etc. Top cat around here is Boo, the King of the Bombays and owner of the blog runners.
agent-42: Comic/Fandom Blog - a blog about the Marvel cinematic universe. With theories for up coming movies. And things about the avengers, and S.H.I.E.L.D.
Aldo Leopold adalah penulis buku ekologi terkenal Gaia. Ia orang pertama yang berhasil mengartikulasikan perihal “etika tanah” - suatu kewajiban untuk menghargai hak tanah dan melindungi kesehatan dengan merawat proses-proses biotiknya.
Ringkasnya, Leopold mendesak orang untuk membuat sebuah alam berkait, untuk memahami bagaimana manusia bisa dan seharusnya berinteraksi dengan tanah supaya keduanya menerima manfaat. “Siapa sang tanah itu?” tanya Leopold. Tanah adalah kita, tapi tak lebih dari bunga-bunga yang beterbangan. Ekologi tanah boleh jadi titian antara komunitas liar di satu sisi dan komunitas manusia di sisi lain.
Menjadikan keduanya berhubungan sebenarnya mudah. Biarkan tanah itu hidup, biarkan riak air itu mengalir, biarkan padang rumbut itu menghampar, biarkan pesisir itu rumah bertelur pagi penyu. Biarkan tanah itu menyuburkan dirinya sendiri. Koneksi itu dimulai melalui sensasi kita, saat tangan kita bisa menyentuhnya, mata kita bisa melihatnya, hidung kita bisa menciumnya.
Kegiatan Environmentalisme selalu mulai dengan suara alam dan irama alam. Biasanya mulai dengan mempertanyakan tentang tanah, air, tanaman dan binatang di lokasi itu. Baru selanjutnya kamu mulai melakukan apresiasi hubungan antara sejarah alam dan sejarah manusia; antara lansekap lokal dan komunitas lokal; keinginan mengatasi tujuan politik dan tujuan ekonomi; hasrat menyimak dan berbagi informasi yang diperoleh; dan tertarik melakukan dialog dari hati ke hati. Tanpa empati seperti ini sulit melakukan penyelamatan lingkungan hidup dan kamu hanya layak menjadi penonton.
2. Rencanakanlah Pendekatanmu
Perencanaan amat menentukan dalam kegiatanpenyelamatan lingkungan hidup. Bila kamu ingin melakukannya sendirian, tentu menjadi lebih sederhana. Namun, bila ingin melibatkan banyak orang, kamu harus memilih rencana dan pendekatan yang sesuai dengan pihak yang ingin kamu ajak kerjasama.
Pada tahap penilaian, kamu menemukan siapa saja pihak yang potensial dijadikan mitra. Anda mengumpulkandan menguji berbagai fakta. Anda harus komunikasikan fakta itu pada segelintir pihak yang benar-benar dekat denganmu.
Pada tahap ini penting bagimu mengumpulkan para pendukung duduk dalam satu meja. Pertemuan sejenis ini amat penting untuk menciptakan lingkungan senyaman dan senetral mungkin. Tujuannya, agar setiap pihak yang ingin diajak dalam kerja-kerja penyelamatan lingkungan menentukan perannya dengan pikiran terbuka dan hati yang lapang.
Beberapa pertanyaan yang penting diajukan : Apa tata aturan pertemuan? Nilai-nilai apa saja yang dibawa setiap mitra? Apa mereka akan mengharapkan imbalan — keuangan, kebudayaan dan lingkungan hidup— dalam membangun kolaborasi ke depan? Dapatkah anggota kelompok setuju dengan tujuan perjuangan secara umum? Bila tidak, bisakah mereka setuju dengan beberapa proses yang sedang dibangun bersama?
Salah satu bagian dalam proses perencanaan adalah merumuskan “pernyataan misi” atau “pernyataan maksud” yang mampu menciptakan hasrat berjuang bersama. Pernyataan misi yang bagus bila ia bisa menjawab mengapa kita melakukan semua hal ini. Sebuah alasan unik mengapa kita harus ada. Bentuk pernyataan misi hendaknya menjadi terompet tunggal dan konsisten disuarakan oleh kamu dan semua orang yang berada dalam barisanmu. Jangan berharap menulis pernyataan misi dalam satu kali pertemuan. Lakukan beberapa kali agar menemukan pernyataan misi yang sederhana, tajam, kuat dan menggugah.
Mengevaluasi kembali fakta-fakta awal adalah satu bagian dari proses perencanaan. Boleh jadi pihak-pihak yang kamu ajak bergabung memiliki cara pandang yang berbeda — mungkin dari aspek ilmu pengetahuan, politik, ekonomi, sosial dan kebudayaan. Reevaluasi seperti ini bisa membantu mengoreksi pandangan pertama pada sebuah fakta dan membangun informasi dasar yang bersuara.
Fakta-fakta itu menjadi satu set parameter untuk memantau secara terus menerus capaian usaha-usaha penyelamatan. Pada proses monitoring perlu hati-hati karena tidak semua fakta atau informasi penting diukur dan sebaliknya informasi yang bisa diukur belum tentu penting diketahui. Jadi, pilih variabel-variabel yang benar-benar penting dan bisa membantu kita menuju misi penyelamatan lingkungan hidup.
Fakta-fakta ini akan membantu kita merumuskan rencana bertindak. Perencanaan adalah perspektif, proses dan sekaligus tahapan kita merengkuh apa yang kita citacita. Sebuah rencana yang baik hari ini lebih penting dibandingkan perencanaan yang sempurna besok pagi. Ingatlah empat tahap perencanaan mulai dari penilaian,
perencanaan, eksekusi dan evaluasi. Sebelum melaksanakan Perencanaan secara penuh, kamu bisa istirahat beberapa jenak untuk menilai kembali apakah semua perencanaan itu bisa mengantarkan ke gerbang sukses yang besar bagi semua anggota kelompok. Pada proses ini setiap anggota kelompok tak perlu menggunakan kemampuan rasionalitasmelainkan kemampuan emosional dan intuisinya. Bila semua setuju, lakukanlah apa yang telah direncanakan.
3. Laksanakan Rencanamu
Kamu telah menilai seberapa besar peluang dan tantangan dalam menyelamatkan lingkungan hidup di rumah, kampung dan kampusmu. Kamu pun telah bertemu dengan para pendukung idemu dengan terbuka dan akrab. Kamu telah siap melaksanakan kata-katamu menjadi kenyataan.
Tak perlu terburu-buru. Bacalah selalu kondisi internal kelompokmu, siapa tahu beberapa orang belum jelas atau ragu-ragu dengan ide perjuanganmu. Kamu harus meyakinkan mereka mengapa ide penyelamatan lingkungan ini penting dan mendesak dilakukan.
Buatlah sebuah nama. Kamu tak perlu menyewa konsultan strategi komunikasi yang mahal untuk membuat logo dan nama perjuanganmu. Tapi, kamu harus hadir dengan nama yang menangkap misi, citra dan lokasi yang sedang kamu perjuangkan. Idealnya, nama sebuah upaya perubahan, hendaknya positif, deskriptif dan sederhana. Nama itu harus melukiskan sesuatu bukan melawan sesuatu. Kampanye kebersihan kampung lebih menarik dibandingkan kampanye antisampah.
Nama perjuangan jangan lucu-lucuan dan juga jangan membosankan. Lawanmu akan menari-menari gembira bila kamu menggunakan nama perjuangan yang mudah diejek. Semisal Mahasiswa Bandung untuk Kelestarian Tangkuban Perahu, nama singkatannya bisa menjadi Mabuk Tape. Nama amat penting karena konstruksi sosial bisa dibangun dari produksi kata-kata.
Pilih status hukum kelompokmu. Bila kampanye yang akan kamu lakukan hanya bersifat temporer dan tidak butuh waktu lama. Kamu bisa membentuk kelompok kerja sederhana yang bersifat adhoc, bila kegiatan telah dilakukan, lantas bubar dengan sendirinya. Tetapi, bila perjuangan atau proyek lingkunganmu membutuhkan durasi yang lebih lama, kamu perlu memikirkan status hukum kelompokmu.
Kamubisa mendirikan yayasan atau perkumpulan atau perseroan terbatas. Bila proyek perjuanganmu membutuhkan dana dari pihak lagi seperti lembaga donor atau donatur individual, kamu bisa menggunakan yayasan atau perkumpulan. Sebaliknya, bila proyek lingkunganmu membutuhkan modal dari pihak lain, bisa juga mendirikan perusahaan atau koperasi. Semisal perusahaan atau koperasi pengolahan energi dari sampah perkotaan. Perusahaan sejenis ini biasanya dikenal sebagai perusahaan sosial karena tidak sepenuhnya mengejar untung.
4. Selalu Belajar dari Pengalaman
Banyak organisasi lingkungan hidup sukses karena mereka melakukan kampanye lingkungan dengan sebuah rancangan (environmental movement by design). Cara bekerjanya mereka akan menentukan prioritas, kemudian mengembangkan strategi, lantas melakukan tindakan dan akhirnya mengukur tingkat kesuksesan.
Mengukur kesuksesan tidak perlu selalu diukur saat seluruh kegiatan selesai. Kamu bisa melakukannya setiap saat. Yang penting setiap keberhasilan atau kegagalan hendaknya selalu menjadi pelajaran untuk selalu berubah dan memperbaiki diri.
Biasanya evaluasi dilakukan dengan hasil yang mudah diukur atau dirasakan. Kelompok penyelamat lingkungan hidup tak perlu merasa terancam atau frustrasi jika pekerjaannya dinilai gagal atau tidak sesuai dengan rencana. Karena, kerja menyelamatkan lingkungan bukan pekerjaan yang sekali jadi tapi membutuhkan keuletan, keteguhan dan konsisten pada misi perjuangan.
Pada proses evaluasi dan monitoring, kamu bisa memeriksa apa yang telah dihasilkan tapi juga bisa mempertanyakan hal-hal yang lebih mendasar. Prinsipnya lakukan yang terbaik yang kamu bisa. Sambil melakukan keempat langkah mudah menjadi environmentalis. Berikut ini akan disenaraikan beberapa langkah lain yang bisa kamu tempuh, seperti:
● Temukenali isu-isu lingkungan di rumah, kampung,kota dan kampusmu
● Tetapkan diri terlibat aktif dalam menggeluti isu lingkungan pilihanmu?
● Temukan strategi yang jitu
● Bangun koalisi dan perkawanan yang luas
● Pengaruhi pemerintah setempat
● Lakukan kampanye media
● Galang sumberdana dan sumberdaya manusia
● Lawan pengusaha yang tak bertanggung jawab
● Kelola proses dengan cara-cara yang segar, inovatif dan ingat selalu tanpa kekerasan.
tulisan ini dikutip dari : "menjadi EVIROMENTALIS itu GAMPANG"