Ada jarak yang jauh antara kebenaran dengan (yang sekedar) pembenaran.
Allah berfirman tentang kebenaran:
“Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu Termasuk orang-orang yang ragu.” (Al-Baqarah: 147)
1. Kebenaran bersumber dari Allah, sedangkan pembenaran bersumber dari hati yang sakit :)
2. Kebenaran menenteramkan hati, sementara pembenaran hanyalah membuat hati guncang dan ragu.
3. Kebenaran bertahan lama, sementara pembenaran cepat atau lambat akan tersingkap kepalsuannya.
“Allah telah menurunkan air (hujan) dari langit, Maka mengalirlah air di lembah-lembah menurut ukurannya, Maka arus itu membawa buih yang mengambang. dan dari apa (logam) yang mereka lebur dalam api untuk membuat perhiasan atau alat-alat, ada (pula) buihnya seperti buih arus itu. Demikianlah Allah membuat perumpamaan (bagi) yang benar dan yang bathil. Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; adapun yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan” (Ar-Ra’du: 17)
4. Kebenaran melahirkan kebaikan, sedangkan pembenaran melahirkan kerusakan.
5. Kebenaran terkadang kurang populer, sedangkan pembenaran selalu mengandalkan popularitas.
“Mereka (orang-orang munafiq) bersumpah kepada kamu dengan (nama) Allah untuk mencari keridhaanmu, Padahal Allah dan Rasul-Nya Itulah yang lebih patut mereka cari keridhaannya jika mereka adalah orang-orang yang mukmin”. (At-Taubah: 62)
6. Kebenaran adalah sesuatu yang diperjuangkan orang baik, sementara pembenaran adalah hal selalu dipakai oleh orang pembohong.
7. Pencari kebenaran selalu mengintrospeksi dirinya, sedangkan pengguna pembenaran selalu menutupi cacatnya
8. Kebenaran terkadang pahit dan tidak sesuai dengan hawa nafsu sedangkan pembenaran selalu mengikuti hawa nafsu.
9. Kebenaranlah yang pada akhirnya bermanfaat di akhirat, sedangkan pembenaran hanya akan mempersulit hisab seseorang.
"Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya. Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri, Meskipun Dia mengemukakan alasan-alasannya" (Al-Qiyamah: 13-15)
Semoga bermanfaat, dan semoga kita selalu berusaha di jalan yg benar, bukan hanyaa ngotot pembenaran saja padahal salah :)