Sampai pada aliran rasa..
Quotes di atas adalah hasil renunganku selama hampir 2 tahun menemani anakku Umar Altamis Syahfiraz bertumbuh dan berkembang. Luar biasa. Syukurku tak terbendung ketika melihat perkembangan dan pertumbuhan anakku baik dan dia berada dalam kondisi sehat wal'afiat saat ini, alhamdulillah.
Iya.. ku menyadari bahwa anakku sebenarnya tidak terlalu membutuhkan mainan edukasi yang mahal, buku² bagus yang mahal, ataupun tempat² rekreasi yang fantastis. Anakku hanya butuh aku dan suamiku untuk mendampinginya belajar tentang dunia. Belajar segalanya..
Belajar tentang banyak hal, tidak hanya tentang bicara ataupun berhitung dan menulis, tentang arti dan makna hidup, pun tentang tujuannya lahir ke dunia ini. MasyaAllah Tabaarakallah..
Sungguh, perjuangan mengajarinya banyak hal tidak berhenti sampai di sini, di akhir level ini, tapi terus menerus hingga Allah menjemputnya kelak dari dunia ini, dari sampingku.
Teruntuk anakku..
Terimakasih nak sudah memberi warna yang indah untukku dan ayahmu. Terimakasih sudah mengajarkanku banyak hal juga. Bahwa kau yang berhasil menjadikanku seorang ibu. Maafkan ibumu, jika masih bersusah payah melawan emosi negatif diri karena tingkat kreatifitasmu yang luar biasa.
Semoga suatu hari nanti kamu baca ini, kamu bisa bahagia dab berada dalam kondisi bahagia yang hakiki, InsyaAllah..














