Klarifikasi aja ke saya :). setelah klarifikasi mungkin anda akan berpikir yang beda. Dan saya bisa tau anda mentolerir saya atau tidak. Saya ada keperluan yang kemarin belum selesai. Kalo ada yang nanya 'loh kan harusnya bisa selesai semalem' ya maaf, saya masih belajar tentang manajemen waktu. Jika masih ga tolerir, yaudah sih, saya menyerah dan memang itulah anda. nah, kan lebih enak kalo anda sempet bisa mempertimbangkannya. Selama ini untuk masalah itu, apakah anda baru merasakannya? Hingga saya dijadikan subjek :"). Trus, orang orang slama ini anda apakan? Ada urusan akademis, keluarga, anda tolerir kan? Jika iya, harusnya juga anda bisa menerapkannya pada saya. Apakah anda tau selama ini tentang hal hal ini? Tentang persiapan persiapan selama ini dan saya? Saya bukan tipe yang meninggalkan begitu saja ya, kalo anda belum tau. Kemarin memang keadaannya saya sedang seperti itu. Dan harusnya anda bersyukur, keadaannya lebih baik dari biasanya!! Sebenernya ga cuma saya lo, ada yang dalam posisi sudah mengalami itu dan lebih siang. Mungkin anda terlalu menyayangi saya, jadi anda begitu memperhatikan saya. Apa karena saya yang sering ngurusi ini dan nongol tentang ginian, sampe cm saya aja yang dihighlight? Kenapa saya sampai menulis ini? Kalo kata dia, ini hal sepele yang harusnya ga usah diungkit oleh anda, karena tooh saya menyelesaikannya juga dan harusnya saya ga usah sampai sedih, ini sepele. Tapi, menurut saya ini keterlaluan :". Kenapa anda ga nyariin saya ketika saya butuh anda untuk segala persiapan ini sbelum sebelumnya? Apa anda tau keadaan saya dan beberapa rekan saya selama ini? Datang dan pergi, yang datang dan pergi kami hanya memaklumi tapi kami hargai bantuannya, di situlah kita harus saling mentoleransi. Silakan anda tidak mentolerir, pada yang benar benar tidak memberikan rasa toleransinya Dan anda, yang saya tidak tau anda siapa. Saya jadi penasaran, apakah anda bertahan sampai akhir? Kalo saya lihat, sepertinya tidak karena saya mengamati keadaan. Saya sampaikan persiapan tentang segala hal itu ga cuma tentang yang terlihat dan besar, tapi semua hal yang diperlukann, segala prithil prithilannya juga butuh ya. Apa anda tau itu? Jika saya tau anda, mungkin saya duluan yang menghampiri anda untuk klarifikasi ini. Biasakan klarifikasi atau tabayun. Toleransi itu perlu, karena pada saatnya kamu juga butuh ditoleransi. Bandingkanlah sesuatu dengan bandingannya. Persiapan itu ga cuma tentang yang teerlihat dan besar, tapi juga pelengkap pendamping dan segala prithil prithilan. Ingat, yang kecil kecil kalo di gabungin bisa sangat besar dan mengalahkan yang sebelumnya dianggap besar. Jangan asal berkata, lihatlah keadaannya terlebih dahulu. Lihatlah lebih dalamn untuk mengetahui lebih dalam. Ini ujian agar hati bisa ikhlas, dan sabar. Semua adalah pembelajaran. Ditulis untuk memang menyampaikan perasaan, tapi itulah beberapa yang bisa saya jabarkan untuk dibiasakan yang baik