SERATUS DELAPAN PULUH EMPAT HARI UNTUK GENDIS - Chapter 1 (on Wattpad) http://my.w.tt/UiNb/J6Crb83d4v
"Mana mungkin gue jatuh cinta sama dia? Tampang boleh kayak Avan Jogia, tapi kalo otaknya minus, gue juga ogah! Gue gak akan mungkin jatuh cinta sama si otak kera! Tunggu sampe korut dan korsel damai dulu, baru gue jatuh cinta sama dia. Alias, not in a million years!" - GENDIS AYUMI PUJADALA
"Belasan tahun aja gue sanggup nunggu dia, apalagi cuman enam bulan. Itu mah cetek! Mau gimana pun caranya, gue pasti bisa bikin dia jatuh cinta sama gue! Meskipun, gue harus pake kolor doang dan teriak-teriak di depan kantornya, gue bakal lakuin!" - PADIKA DAMA RANGKAIBUMI
Ini kisah mengenai cinta antara dua manusia yang memiliki segala hal yang berkebalikan. Gendis adalah perempuan yang selalu mengagumi kecerdasan dari seorang laki-laki, sedangkan Bumi adalah tipe manusia yang 'kecerdasan berbanding terbalik dengan wajah.' Dia tampan, sangat tampan, tapi, sayangnya otaknya dungu. Seperti belum mengenal kata dari evolusi.
Gendis benci sekali dengan kehadiran Bumi di hari-harinya. Bumi selalu saja bertingkah bodoh di hadapan Gendis. Namun, karena suatu hal, Gendis terpaksa harus berdekatan dengan laki-laki yang dianggapnya dungu itu.
Gimana kalau mereka terpaksa menjalani seratus delapan puluh empat hari bersama-sama? Gimana kalau sang perempuan terpaksa terikat dengan sang lelaki, guna menyingkirkan laki-laki itu untuk selamanya dari kehidupannya? Apa yang terjadi, ketika si brilian bertemu dan berbagi kisah bersama dengan si dungu? Apa yang terjadi ketika pertemuan demi pertemuan dari keduanya, mengunggap banyak sisi manis dari si dungu?
Ini kisah mengenai dia yang jatuh cinta, dia yang berkorban dalam sunyi, dia yang mengagumi dalam diam, dan dia yang menahan perih dalam kesendirian.