Galau Tempat KP (Kerja Praktek)
Supaya bisa belajar etika di tempat kerja sesuai bidang ilmu, tingkat tiga ini jatahnya mahasiswa ITB KP untuk pertama kali. Sekarang lagi galau mau KP di mana.
Aku suka pekerjaan yang berbau lapangan, yang mengharuskanku pergi ke luar dan melakukan sesuatu. Staminaku memang tidak terlalu bagus, tapi setidaknya semangatku kuat (yo'ilah).
Ada dua tempat KP yang bisa disambangi akhir semester ini: IAR (International Animal Rescue) dan FFI (Flora and Fauna International). IAr lebih fokus kepada penyelamatan dan penangkaran satwa liar agar bisa dilepasliarkan lagi ke habitat aslinya. FFI lebih kepada menjaga biodiversitas melalui penjagaan habitat yang HCV (high conservation value), yang artinya FFI juga bisa fokus ke tumbuhan, tidak hanya hewan.
Dulu aku sempat pengen masuk ke kedokteran hewan, tapi ibuku tidak membolehkan. Katanya veterinarian masa depannya tidak terlalu cerah di Indonesia. Waktu aku mau masuk kehutanan, ibuku tidak terlalu berkenan karena katanya beberapa tahun ke depan pohon-pohon sudah 'made in China'. Pada akhirnya aku memilih yang netral yaitu Biologi. Dengan lingkup ilmu yang lebih luas, ibuku lebih tenang karena kesempatanku terspesialisasi ditunda sampai aku lulus S1. Namun karena aku dibiarkan menyukai semuanya, aku jadi bingung, mau fokus ke manakah aku?
Aku sudah punya kenalan di IAR. Dari dia aku tahu bahwa ketika aku kerja praktek, kalau mau aku bisa sekaligus penelitian. Ini pas sekali dengan kemauanku yang ketika KP aku harus bisa menghasilkan publikasi (S1 sudah harus punya publikasi kalau mau lulus). Dari FFI, aku belum banyak tahu, namun katanya aku bisa ikut kegiatan lapangannya, mungkin semacam identifikasi area HCV. Apa yang sangat ingin aku lakukan juga ada di situ. IAR sudah lebih positif responnya terhadap mahasiswa magang daripada FFI, tapi aku berpikir untuk memperluas jaringan KP ITB. Mungkin juga aku bisa memperluas jaringan KID (Kukang ID), organisasi yang mendedikasikan kegiatannya untuk pelestarian kukang di habitatnya. Kebanyakan anggota KID berkumpul di organisasi semacam IAR atau pusat penyelamatan satwa (PPS) yang berfokus ke primata.
Aku bingung, mau ke mana? Semoga sebelum waktunya mengirim surat dan proposal, aku sudah mantap mau ke mana dan tidak mengecewakan berbagai pihak. Kalau tidak, aku kawatir ITB bisa di-blacklist di tempat-tempat mengagumkan ini.