Ada kecukupan di dunia untuk kebutuhan manusia, tetapi tidak untuk KESERAKAHAN manusia.
seen from Italy
seen from China
seen from China
seen from Russia
seen from Paraguay

seen from Paraguay
seen from China
seen from China
seen from St. Lucia
seen from Paraguay
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Germany
seen from Iceland
seen from Türkiye

seen from United States
seen from China
Ada kecukupan di dunia untuk kebutuhan manusia, tetapi tidak untuk KESERAKAHAN manusia.
Sekali Lagi Soal "Sadar Kawasan"
Sekali Lagi Soal “Sadar Kawasan”
Lestari Kita semua tahu, di atas planet bumi ini, terdapat banyak sekali ragam makhluk hidup. Kita mengenalnya sebagai flora (tumbuhan) dan fauna (hewan). Sederhananya, kita mengenal hewan sebagai harimau, kuda, gajah, badak, ikan, dan lain sebagainya, begitu pula tumbuhan, yang kita kenal dengan banyak nama; pohon pinus, akasia, cantigi, anggrek, dan seterusnya. Mau tidak mau, suka tidak suka,…
View On WordPress
SAAT ini populasi badak kalimantan hanya menyisakan dua individu betina. Satu berada di Suaka Badak Kelian dan satu lagi masih hidup di alam
SAAT ini populasi badak kalimantan hanya menyisakan dua individu betina. Satu berada di Suaka Badak Kelian dan satu lagi masih hidup di alam liar di Mahakam Ulu. Kondisi tersebut membuat risiko kepunahan total semakin nyata jika tidak dilakukan intervensi.
Kepala BKSDA Kalimantan Timur Ari Wibawanto mengatakan hal tersebut. Menurutnya kondisi populasi badak kalimantan berada pada situasi yang sangat kritis sehingga tidak ada lagi ruang untuk menunda tindakan. Salah satu upaya yang mereka akan lakukan adalah mempercepat skema translokasi.
“Semua pihak sebenarnya sudah paham bahwa upaya ini harus segera dilakukan dan kita harus mendetailkan lagi supaya hasilnya benar-benar bermanfaat bagi badaknya maupun bagi upaya konservasi secara keseluruhan,” ujar Ari
“Sekarang secara umum memang tinggal satu ekor saja di alam, dan itu betina. Jadi ini kondisi yang sangat kritis karena keduanya betina, sehingga tidak ada peluang reproduksi alami tanpa intervensi,” katanya.
Kawasan preservasi Rencana translokasi itu, kata dia, tidak hanya bertujuan memindahkan satwa, tetapi juga menyelamatkan material genetik terakhir badak kalimantan agar dapat dimanfaatkan untuk program pengembangbiakan modern. Ari juga memastikan bahwa habitat asal tidak akan dihapus dan tetap akan diusulkan sebagai kawasan preservasi.
SEEKOR bayi gajah sumatra lahir di Lembaga Konservasi Lembah Hijau, Lampung pada 5 juni lalu. Kelahiran anak gajah sumatra itu menambah dere
SEEKOR bayi gajah sumatra lahir di Lembaga Konservasi Lembah Hijau, Lampung pada 5 juni lalu. Kelahiran anak gajah sumatra itu menambah deret keberhasilan di lembaga konservasi tersebut setelah sebelumnya berhasil mengembangbiakkan harimau sumatra.
Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM, Prof. Dr. drh. Wisnu Nurcahyo menilai keberhasilan tersebut merupakan pencapaian penting, terutama karena kasus reproduksi gajah sumatera di lembaga konservasi tidak mudah untuk dilakukan.
Selain masa hamil yang panjang, pengembangbiakkan gajah juga menghadapi berbagai macam tantangan dalam menjaga keragaman genetik dan perkawinan sedarah.
“Saya kira kelahiran bayi gajah ini merupakan suatu keberhasilan yang baik untuk kelangsungan konservasi. Gajah itu masa kehamilannya lama, bisa 18 sampai 22 bulan, sehingga pengembangbiakkannya tidak mudah dilakukan di lembaga konservasi,” jelasnya.
Risiko gangguan kesehatan
Dikatakan, perkawinan sedarah atau inbreeding pada gajah dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, keguguran, kelahiran prematur, hingga kematian anak satwa.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pelestarian kean
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pelestarian keanekaragaman hayati, khususnya perlindungan Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris) yang berstatus kritis.
Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan Mahakam di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, sebagai habitat utama Pesut Mahakam.
Dalam rangka mendukung pelestarian berbasis masyarakat, Desa Muhuran di Kecamatan Kota Bangun dan Desa Sabintulung di Kecamatan Muara Kaman ditetapkan sebagai Desa Konservasi Pesut Mahakam, melengkapi Desa Pela yang lebih dahulu menyandang status serupa.
Kesehatan ekosistem
Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLH/BPLH, Rasio Ridho Sani, saat kunjungan kerja di kawasan konservasi Pesut Mahakam, Sabtu (7/2), menyampaikan bahwa satwa air tidak hanya satwa dilindungi, tetapi juga indikator penting kesehatan ekosistem Sungai Mahakam.
SEEKOR gajah jantan legendaris penghuni Taman Nasional Amboseli, Kenya, bernama Craig, dilaporkan mati pada Sabtu lalu di usia 54 tahun. Kem
SEEKOR gajah jantan legendaris penghuni Taman Nasional Amboseli, Kenya, bernama Craig, dilaporkan mati pada Sabtu lalu di usia 54 tahun. Kematian Craig dinilai menjadi bukti keberhasilan Kenya dalam melindungi satwa liar dari ancaman perburuan.
Selain usianya yang panjang, Craig dikenal memiliki gading utuh dengan bobot mencapai sekitar 45 kilogram pada masing-masing sisi. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa gajah tersebut hidup di habitat yang aman dan terlindungi hingga akhir hayatnya.
Guru Besar Parasitologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM), Prof. Dr. drh. Raden Wisnu Nurcahyo, menyampaikan duka cita atas kematian Craig. Namun, ia juga mengapresiasi keberhasilan Kenya dalam menjaga habitat gajah di alam liar.
“Dengan gading sepanjang itu dan tetap utuh hingga akhir usia, ini menunjukkan Craig hidup nyaman, terlindungi dari perburuan, bebas ancaman, dan kebutuhan pakannya tercukupi,” ujar Wisnu, Senin (19/1).
PERINGATAN Tiga Dekade Konservasi Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam menyelamatkan salah satu
PERINGATAN Tiga Dekade Konservasi Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam menyelamatkan salah satu satwa kharismatik Indonesia yang populasinya kian terbatas.
Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak untuk menjaga keberlangsungan Elang Jawa, yang saat ini diperkirakan hanya tersisa 600–700 individu di habitat alaminya di Pulau Jawa.
“Elang Jawa merupakan indikator kesehatan ekosistem hutan di Jawa. Kita harus memastikan habitatnya tetap lestari agar populasinya dapat meningkat,” ujar Rohmat.
Untuk memperkuat perlindungan, pemerintah tengah memproses sejumlah usulan kawasan konservasi baru di Pulau Jawa sebagai upaya menjaga habitat-habitat terakhir Elang Jawa dengan status perlindungan yang lebih kuat.
KEMENTERIAN Kehutanan RI dan IPB University menjalin kerja sama strategis untuk mencegah kepunahan satwa liar di Indonesia. Kolaborasi ini b
KEMENTERIAN Kehutanan RI dan IPB University menjalin kerja sama strategis untuk mencegah kepunahan satwa liar di Indonesia. Kolaborasi ini berfokus pada pengembangan dan penerapan Teknologi Reproduksi Berbantu (Assisted Reproductive Technology/ART) dan Biobank untuk konservasi spesies yang terancam punah.
Penandatanganan nota kesepahaman ini dilaksanakan di Gedung Rektorat IPB, Bogor, Selasa (2/9), bersamaan dengan soft launching pembangunan Gedung Pusat ART dan Biobank.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, perwakilan dari Bappenas, Rektor IPB University, perwakilan Duta Besar Amerika Serikat, serta berbagai mitra konservasi dari dalam dan luar negeri.
Dalam sambutannya, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan pentingnya penguasaan teknologi modern untuk memperkuat konservasi keanekaragaman hayati.