Belajar Ikhlasin Ya, Walaupun Maksain!!!!!
Hari ini aku menatap lagi folder-folder lamaran kerja yang tak kunjung dibalas. Scroll WA grup lowongan, kosong. Info dari teman? Tak ada. Rasanya seperti berjalan di ruang sepi, berteriak tapi tak terdengar siapa-siapa hehehe, tapi di tengah hening itu, aku mendengar hatiku berkata: Tenang, Allah sedang menguji. Apakah kamu tetap yakin pada-Nya atau menyerah pada dunia?.
Dan sungguh akan Kami uji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.(QS. Al-Baqarah: 155)
Hari ini aku juga mengingat kembali semua yang sudah aku lepaskan: karier yang dulu ku banggakan, sahabat yang tak lagi sejajar jalan, dan impian akademik yang tertahan di semester akhir serta beberapa teman menyayangkan. Berat? Sangat, tapi aku belajar bahwa ikhlas bukan soal rela sejak awal, tapi tentang tetap taat meski hati tertatih.
Rasulullah ﷺ bersabda:
Sesungguhnya besarnya balasan itu tergantung dari besarnya ujian. Dan sesungguhnya jika Allah mencintai suatu kaum, maka Dia akan menguji mereka.
(HR. Tirmidzi)
Jadi hari ini, aku bilang pada diriku sendiri:
“Kuatkan hati, meski perlahan. Tetap di jalan sunnah, walau sendiri. Allah nggak pernah tinggalin hamba yang sabar.”
Dan itu cukup untuk membuatku bangkit, walau langkahnya masih kecil.