Pentingnya Doa & Keutamaannya
Seorang laki-laki maupun perempuan yang banyak berzikir, lisan mereka selalu basah dengan zikir maka derajat mereka lebih tinggi, mereka lebih unggul di hadapan Allah Azza wa Jalla. Diibaratkan orang yang berzikir adalah orang yang hidup, sedangkan yang tidak berzikir ibarat orang mati.
Faidah-faidah zikir antara lain: 1. Mengusir setan Zikir bagai tameng bagi manusia dari godaan-godaan setan karena sesungguhnya setan mengalir dalam aliran darah manusia yang lalai dari zikir (mengingat Allah). 2. Membuat hati bahagia, istirahat, tenang (mutmainnah). Oleh sebab itu penyebab galau/ was-was/ ragu adalah kurangnya zikir. Jadi, hati yang bahagia adalah hati orang-orang mukmin karena mereka selalu berzikir. Kerjakanlah zikir sekecil apapun semampu kita, misal zikir pagi & petang, membaca doa ketika hendak masuk & keluar kamar mandi, dll. Jangan ganti zikir yang sudah diperintahkan Allah dan diajarkan oleh Rasul dengan nyanyian/musik meskipun syair di dalamnya seolah-olah baik. Sebelumnya, hendaklah seorang muslim harus memahami hakikat baik dan benar, karena tolok ukurnya adalah “apakah Rasulullah Shallallhualaih wa sallam pernah mengerjakan/ mencontohkannya dulu (hal-hal dalam perkara agama)? Jika ya, maka itu baik dan benar serta boleh dikerjakan, jika tidak maka ditinggalkan.” Karena sesungguhnya tidak akan bisa bercampur antara kebaikan dan keburukan, antara kebenaran dan kebathilan. 3. Zikir membuat hati hidup. Siapakah yang dikatakan mayat padahal ia masih makan dan minum? Dia adalah orang yang tidak mengerjakan hal-hal kebaikan/ kebenaran serta tidak mengingkari keburukan. Sehingga ruh dalam jiwa mereka seolah mati. Ruh akan hidup dengan zikir (beribadah mentaati Allah) dan jasad akan terjaga jika ruh tsb hidup (terpelihara). Ibnu Taymiyyah berkata: Dzikir di pagi hari ibarat air bagi ikan. Bagaimana keadaan ikan tanpa adanya air? 4. Allah akan mengingat kita ketika kita banyak mengingat-Nya (berzikir). 5. Zikir menghapuskan dosa/kesalahan serta dijauhkan dari azab Allah (Zikir berat timbangannya di sisi Allah.) 6. Allah memberikan pahala/keutamaan/faidah yang sangat bayak dengan zikir. 7. Zikir adalah tanaman surga. Hendaklah kita memperhatikan tanaman-tanaman kita kelak di surga (Insya Allah.) 8. Zikir menjadi cahaya bagi orang yang berzikir di dunia, di alam kubur, dan beberapa tempat di akhirat kelak seperi di shirat. 9. Orang yang berzikir akan mendapat doa dari malaikat. Manfaatkanlah sisa waktu, umur kita di dunia dengan berzikir kepada Allah. Setiap hembusan nafas, kedipan mata memang tidak ada doa ketika kita melakukannya, tapi apabila niat cara yang kita lakukan baik dan benar maka Insya Allah akan diberi pahala oleh Allah dari setiap hembusan dan kedipan mata kita (yang dilakukan dalam melaksanakan ketaatan). Sedangkan kita akan mendapatkan dosa pada setiap kedipan mata kita bila kita melakukan keburukan. 10. Seorang hamba ketika berzikir maka Allah akan membenarkan keimanannya. 11. Orang yang banyak berzikir akan aman dari sifat munafik. 12. Zikir adalah obat dari penyakit hati. Hati yang keras bisa dilunakkan dengan zikir. Apa keuntungan hati yang lembut? Ternyata salah satu ciri penduduk surga adalah hati mereka yang lembut, sedangkan penghuni neraka memiliki hati yang keras lagi kasar. (Dalam QS At-Taubat ayat 114: ... Sungguh, Ibrahim itu seorang yang sangat lembut hatinya lagi penyantun. Selain itu ingat kisah pezina yang masuk surga setelah ia memberi minum seekor anjing lalu dia bertaubat kepada Allah setelahnya dan dia meninggal lalu masuk ke dalam surga? Ini adalah contoh orang yang berhati lembut. Sedangkan seorang wanita ahli ibadah yang mengikat seekor kucing hingga mati maka dia adalah penduduk neraka karena ini menunjukkan kasarnya hati.) 13. Orang yang berzikir maka hatinya akan dekat dengan Allah. Bukankah seseorang akan dekat hatinya dengan orang yang selalu diingatnya? 14. Zikir adalah sebuah kenikmatan. 15. Zikir menarik/mengajak pelakunya untuk selalu taat.
Tidak hanya doa, kalimat tahlil, tahmid dll yang merupakan bentuk zikir, tapi sholat juga merupakan salah satu bentuk zikir.
Zikir yang dalam perintahnya dilafazkan/ diucapkan dengan lisan maka ia harus di lafazkan bukan dalam hati.
Demikian catatan saya tentang zikir. Bila ada yang salah mohon diingatkan, karena yang benar hanya datang dari Allah dan yang salah dari diri saya yang dzoif. Semoga bermanfaat.















