Menempatkan Gharizah (Naluri)
• Catatan hari ini adalah
Menyadari adanya perasaan, adalah hal yang wajar. Kita ini manusia. Punya Naluri (gharizah). Entah naluri cinta yang menggebu, naluri eksis diri atau naluri menuhankan sesuatu. Semua perasaan kita mengerucut pada 3 naluri tadi. Tapi nggak semua perasaan harus ditunaikan kan?
Iya, perasaan nggak sama dengan kebutuhan. Perasaan ya hanya rasa 'ingin' bukan rasa 'butuh'. Apa bedanya? Kalo butuh, maka ya tidak boleh tidak harus dipenuhi, misal makan. Kalo ga dipenuhi bisa mati.
Tapi kalo perasaan nggak dipenuhin pun ga bakal bikin mati. Paling ya galau dan resah aja. Toh itu hanya efek sementara, kan? Kita hanya perlu mengalihkannya/mengarahkan nya di jalan yang benar agar tidak gelisah.
Itulah fungsi akal sebagai pembeda dan syari'at sebagai komando.
Jadi mari mengarahkan perasaan pada porsinya; tidak semua yang kita rasakan harus kita tunaikan.
Mei, 06. 2024













