Saat teman sudah memiliki segudang prestasi, terkenal ikut organisasi dan panitia event ini itu, tidak jarang, kita, merasa, rendah diri dan menampar diri sambil bertanya, “kok aku nggak bisa kayak mereka ya?”
Aku bisa bilang kayak gitu, yhaa.. karena sering mengalaminya, terutama masa perkuliahan ini. Dan harus diakui, banyak orang terdekat yang sudah mencapai titik di mana mereka berhasil, menurutku.
Baru saja, ada teman kuliah yang membagikan cerita perjalanannya dalam memenangkan lomba yang diikuti selama satu tahun terakhir ini, ada pahit manisnya pasti. Dulu, update-an segudang kesibukan temen-temen nggak jarang buat aku termotivasi untuk ikut lomba terus menang, ikut organisasi, jadi panitia event, punya kenalan sana sini, intinya membanggakan.
Sadar!!! Semua orang punya jalannya masing-masing. Semua orang saling melengkapi, tanpa kita sadari. Kapasitasku dan kapasitasmu berbeda, keahlianku dengan keahlianmu pun berbeda.
Bukankah terlalu berlebihan, membandingkan dua orang yang berbeda dengan jalan yang jelas pasti berbeda?
Jangan iri dengan pencapaian orang lain.
Manusia memang diciptakan berbeda, sekalipun tumbuh di tempat yang sama.
Bukankah pohon yang ditanamkan di tanah yang sama, pada waktu yang sama, juga akan tumbuh dengan tinggi dan besar yang berbeda?
Pastikan saja, proses yang kita jalani saat ini, adalah proses menjadi lebih baik (lagi) dari kemarin. Begitu pula seterusnya.