Hei Gadis April. Aku nulis disini udah ada izin darimu ya. Jadi ya aku nulis aja. Hahahah Hari ini hari rabu jam tiga lewat sepuluh sore di tanggal empat bulan ke sembilan tahun dua ribu tiga belas. Aku menulis ini dalam kondisi lapar dan setengah mengantuk. Kuliahku selesai tadi jam sepuluh. Terus di kampus tadi ketemu senior anak matauli juga satu jurusan denganku, namanya bang Cafry. Tadi aku kuliah masuk jam delapan agak telat sedikit, tapi bukan akunya, dosennya yang telat datang, Mata kuliah Pengantar Ilmu Komunikasi dengan nama dosen kalau tidak salah, euumm, aku lupa namanya, sudahlah. Tadi sebelum kuliah hujan mengguyur kotaku, sebentar memang, tapi cukup membuat aku was was takut telat ngampus. Bayangin, seorang aku takut telat ngampus. Itu merupakan suatu indikasi bahwa aku bahagia kuliah disana, Untuk pertama kalinya sebagai Mahasiswa aku merasa bahagia kuliah. Tetapi akhirnya hujan pun berhenti, seolah mengizinkan aku untuk berangkat segera ke kampus. Akhirnya aku benar-benar berangkat tanpa jaket dan jas hujan karena memang hujan telah berhenti. Tapi di jalan bajuku kotor terkena cipratan lumpur dari kendaraan yang melaju di depanku. Aku sampai di kampus jam delapan lewat sepuluh di hapeku, kemudian aku tahu bahwa jam di handphoneku terlalu cepat sepuluh menitan. Setelah sampai di kampus aku sms temanku bertanya di kelas mana, setelah di jawab aku segera meluncur menjemput ilmu. Malam itu kau bertanya padaku ada masalah di tumblrmu. Aku segera on di dunia maya untuk segera men check ada masalah apa sebenarnya. Tapi semoga tidak ada masalah. Semoga. Oh iya piit. Kau mungkin tahu, atau tahu lalu kemudian lupa atau memang benar-benar tidak tahu, atau aku yang belum memberi tahu atau kau yang tidak mau tahu, tapi aku mau kau segera tahu. Bahwa aku suka tahu dan juga tempe. Juga susu kedelai. Karena sangat bergizi. Setidaknya itulah yang dibilang mamaku. Aku juga suka angka tigabelas. Jadi mungkin bukan sebelas duabelas, tapi sebelas tigabelas. Dari dulu aku suka angka tigabelas bahkan sebelum mengenalmu aku sudah suka. Begitulah piitt. Jangan bosan dulu ya. Jika kau memang bosan carilah alasan untuk tak bosan. Jika kau benar-benar sudah bosan, ayo mari kita bertengkar supaya marahan, supaya maafan, supaya dekatan. Itu konyol. Tapi tidak apa-apalah. Itu saja dulu ya piit. Nanti kalau ada waktu aku akan isi waktuku itu sampai aku tak punya waktu untuk mengisi waktu lalu akan kuceritakan disini waktu aku sedang tidak ada waktu untuk bercerita padamu tentang waktu itu. Bertahanlah jika ada hujan. Karena hujan adalah rahmat. Tak perlu menghindar ketika hujan Karena hujan adalah rahmat. Rahmat datang tak selalu ketika hujan. Dia juga akan datang ketika diundang. Undanglah rahmat. Dan hujanilah dirimu dengan rahmat. ~celoteh sore~