Saat kanak-kanak, kita suka dengan keindahan aneka warna. Ada merah, biru, kuning, hijau dan lainnya. Namun, saat beranjak dewasa, kita terlupa bahwa dalam hidup pun ada warnanya. Ketika sedih, warna menjadi keunguan. Ketika marah, wajah pun memerah. Saat butuh ketenangan, melihat warna hijau menjadi nyaman. Saat ingin mengubah suasana, menatap lautan biru menjadi obat. Sayang, kita tidak menyadari hal tersebut, dan justru terpaku hanya pada warna emosi, bukan keindahannya. Usia kanak-kanak adalah saat terbahagia dalam hidup. Melihat hujan, segera berlari dan bahagia sekali rasanya bermain di bawah pancuran air alami dari langit. Coba sekarang, ketika hujan tanpa sadar mulut menggerutu, dan hati menjadi kelabu. Seolah hujan bukan pembawa rahmat. Astaghfirullah. Saya rindu masa kanak-kanak yang penuh warna dan terasa sangat indah. Akankah kita bisa seperti anak-anak yang tetap ceria meski hujan turun dengan derasnya? Sumber: Koleksi pribadi Model: @erdogan.ghozali , sewaktu usia 4 tahun. #reminder #warnahidup #rindumasakanakkanak #warnawarni #usiadini #anak #tentanghidup #coretaniseng #buatngingetindirisendiri https://www.instagram.com/p/CBdbKXCJLsS/?igshid=72soe52ch81j














