KASMAJI ((ga semua sih tp okelah wkwk)) #kasmaji #fkpd #fkuns #uns #yay #sman1ska (at Che-es Resto Manahan Solo)
seen from Russia

seen from Saudi Arabia
seen from Yemen
seen from Malaysia
seen from United States

seen from Ukraine

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Germany
seen from Netherlands
seen from France

seen from United States
seen from Switzerland
seen from South Korea

seen from Slovenia
seen from Azerbaijan
seen from United States
seen from Malaysia

seen from Saudi Arabia
KASMAJI ((ga semua sih tp okelah wkwk)) #kasmaji #fkpd #fkuns #uns #yay #sman1ska (at Che-es Resto Manahan Solo)
Hasta La Vista !
Minggu, 18 Januari 2015 menjadi salah satu hari paling membingungkan khususnya bagiku sendiri. Gelaran Maskot 2015 menjadi penutup partisipasi Kasmaji 2012 untuk berkiprah secara langsung dalam kepanitiaan di event-event Kasmaji. Secara “De jure” Kasmaji angkatan 2012 sudah tidak bisa memegang kepanitiaan dalam event-event Kasmaji lagi seperti dua atau tiga tahun yang lalu. Hal ini dilakukan untuk memberi ruang lebih untuk angkatan Kasmaji yang lebih muda untuk belajar. Di satu sisi jelas menjadi sebuah kesedihan, tidak mudah untuk melepaskan sesuatu yang telah terbiasa kita pegang erat-erat. Tetapi di satu sisi ada perasaan bangga karena akar-akar muda angkatan 2013 dan 2014 ternyata sudah cukup kokoh untuk menopang pohon besar bernama Kasmaji. Event Maskot 2015 sudah cukup membuktikan kapabilitas kalian. Selama helatan Maskot 2015 aku tidak terlalu aktif terutama dalam proses persiapan menuju hari H acara. Jarak Solo-Surabaya yang terbentang sepanjang 292 kilometer menjadi hambatan utama. Jadilah aku hanya ikut rapat sie secara online dan memantau perkembangan Maskot 2015 lewat layar handphone. Terkadang aku juga menyampaikan beberapa evaluasi yang ada pada Maskot 2014 agar tidak terulang di Maskot 2015 ini. Di hari H acara pun aku juga tidak terlalu banyak membantu. Hanya membantu beberapa hal saja dan kalo dibandingkan teman-teman panitia yang lain,apa yang aku lakukan selama di Maskot 2015 ini jelas tidak ada apa-apanya. Aku hanya sibuk mengamati dan menyimpulkan satu hal, Kasmaji 2012 dipensiunkan oleh generasi yang hebat ! Betapa tidak, semua prestasi Maskot 2014 yang notabene dipegang oleh Kasmaji 2011,2012 dan 2013 dilampaui dengan luar biasa. Pada Maskot 2015 pendanaan acara tidak mengalami kerugian bahkan mungkin malah surplus (Maskot 2014 mengalami kerugian pada dana), rundown acara juga tidak mengalami kendala yang berarti walaupun dirubah H-1 acara (Maskot 2014 mengalami kemoloran pada rundown sebanyak 30 menit) dan yang paling fenomenal adalah tiket yang terjual mencapai 905 buah serta panitia harus dengan berat hati menolak banyak calon peserta yang ingin ikut Maskot 2015 karena tiketnya sold out (Maskot 2014 hanya berhasil menjual kurang lebih 700 buah tiket). Mungkin ada yang bilang bahwa aku terlalu cepat menyimpulkan,karena tidaklah adil membandingkan beberapa kepanitiaan di Kasmaji dengan hanya satu kepanitiaan saja. Tetapi perlu diingat Maskot merupakan salah satu event big event Kasmaji dan kalian sudah menggarapnya dengan sangat luar biasa,kalau kata sempurna dianggap berlebihan. Kalian sudah memulai pengabdian di tubuh Kasmaji dengan sangat baik. Jika diibaratkan suatu pergerakan revolusi, kalian sudah membuat infrastruktur revolusinya dengan sangat kokoh. Untuk selanjutnya tinggal merawat dan membuatnya menjadi suatu pergerakan yang masif. Aku harap semangat panitia di Maskot 2015 juga ditularkan ke event-event Kasmaji selanjutnya. Pramoedya Ananta Toer pernah berpesan demikian,” Bila akar dan batang sudah cukup besar dan dewasa,ia akan dikuatkan oleh taufan dan badai”. Sastrawan fenomenal Indonesia yang terkenal dengan karya “Tetralogi Buru” nya ini mengingatkan bahwasanya tantangan ke depan akan semakin besar dan kesulitan serta hambatannya juga demikian. Semakin kita hebat maka masalah yang dihadapi akan semakin hebat pula. Begitupun juga dengan Kasmaji. Maskot 2015 hanyalah permulaan dan aku harap teman-teman tidak serta merta berpuas diri dan meninggalkan event Kasmaji selanjutnya. . Selama kalian nanti mengurus Kasmaji akan banyak sekali kesulitan dan jalan terjal, karena memang begitulah jalan yang harus dilalui seorang pemimpin. Jika tidak mau menderita maka jangan pernah berkeinginan menjadi pemimpin. Tapi sayangnya kita semua sudah ditakdirkan oleh Tuhan untuk menjadi pemimpin,sebagai khalifah di muka bumi ini. Jika sudah begitu mau tidak mau kita harus belajar memantaskan diri menjadi pemimpin, belajar tentang loyalitas,integritas dan totalitas. Jika dedikasi kalian seperti itu terus,maka taufan dan badai tidak akan merobohkan pohon Kasmaji ini tetapi justru malah mengokohkannya. “Jangan hanya belajar dari yang benar, tetapi juga belajarlah dari yang menang. Sebab, tidak semua kebenaran pernah dimenangkan.” Kata-kata Alm.Taufik Kiemas ini mengingatkan kita untuk selalu memperluas diri, jangan menutup diri dari segala ilmu pengetahuan yang datang kepada kita. Mumpung masih muda silakan teman-teman mengembangkan diri sejauh-jauhnya di kampus masing-masing atau di manapun itu,syukur-syukur bisa aktif di organisasi mahasiswa atau aktif di kegiatan manapun yang disukai. Setelah mendapat ilmu-ilmu yang luar biasa itu,jangan lupa untuk kembali ke Kasmaji. Ilmu-ilmu yang didapat tadi silakan diimplementasikan pada seluruh kegiatan Kasmaji yang ada. Sayang sekali kalau kita hanya menjadi hebat sendirian tetapi tidak turut untuk menghebatkan orang lain. Terakhir, aku beserta seluruh Kasmaji 2012 mengucapkan sampai jumpa, hasta la vista dan sayonara kepada segenap generasi muda Kasmaji. Selamat bekerja teman-teman Kasmaji 2013,2014 dan selanjutnya. Semoga kalian menjadi banteng-banteng Kasmaji yang selalu siap turun dan kembali mengabdi kepada almamater Smansa Solo. Selamat mengukir cerita-cerita baru bersama sahabat-sahabat abadi. Buku kenangan tidaklah terhenti ketika wisuda purna widya wiyata saja, tetapi teman-teman punya kesempatan membuat buku kenangan baru di lembaran-lembaran putih Kasmaji. Saatnya kalian yang memegang tongkat estafet kebesaran Kasmaji dan aku selalu percaya amanah tidak akan pernah salah memilih tuannya. Terima kasih sudah menjadi angkatan yang lebih baik daripada sebelumnya. Thank you for a beautiful goodbye, see you on top ! Je Sui Kasmaji !
Een leidersweg is een lijdensweg. Leiden is lijden ! ( Jalan pemimpin bukanlah jalan yang mudah. Memimpin adalah menderita ! – Haji Agus Salim) Mario Muhammad H, Kasmaji 2012
Changing The Perspective
To: @YukaHimawan @aidanfifa @AjengAU @RizkyKristianti @ayysp tolong dishare :)
Pernah gak sih merasa kena judge dari orang lain. Pasti gak enak banget rasanya. Okay wait, kalo kamu merasa ada satu orang yang ngejudge kita berarti kamu sendiri sudah ngejudge orang itu. Ya, ngejugde kalo dia judge kita - Kusut ya? Pokoknya gitu deh – Tapi ketika berbondong-bondong orang melihat kita not in positive way, berarti ada yang salah dengan perspective orang-orang tersebut.
Okay, now where is this story going to? Sebenernya aku nulis ini karena ada sedikit envy dengan teman-teman alumni SMA aku yang bisa ngeshare perjuangan mereka di kelas XII. Sekarang alumni SMA-ku punya blog “kasmaji berbagi” dimana alumni bisa (dan emang dihimbau) untuk membagi pengalaman perjuangan mereka di kelas XII.