Apa yang dimaksud dengan “Kerja Keras” dan “Kerja Cerdas”?
Kerja keras adalah kegiatan kerja yang dilakukan secara sungguh-sungguh tanpa mengenal kata lelah, pantang menyerah dan tidak akan berhenti bekerja sebelum target atau tujuan yang dimiliki tercapai. Orang-orang yang kerja terlalu keras juga sering disebut sebagai workaholic. Orang-orang yang bekerja keras akan sangat bersemangat dan berusaha semaksimal mungkin untuk meraih hasil yang baik dan maksimal seperti apa yang mereka targetkan.
Sedangkan, kerja cerdas adalah kegiatan kerja yang berfokus pada hal-hal yang paling penting atau signifikan. Dikarenakan kerja cerdas itu lebih berfokus pada hal yang lebih penting, maka kerja cerdas ini memiliki prinsip, “bagaimana kita bisa bekerja dengan hasil yang jauh lebih baik, namun usaha yang dikeluarkan tetap sama atau hasil yang sama dengan usaha yang lebih ringan”.
Usaha yang diberikan ketika bekerja dengan cerdas mungkin tidak akan sebesar yang kita berikan saat bekerja keras, namun jika kerja cerdas dapat memberikan hasil yang lebih besar atau hasil yang sama dengan usaha yang tidak sebesar kerja keras, maka kerja cerdas bisa dibilang jauh lebih efisien.
Strategi Kerja Keras vs Strategi Kerja Cerdas
Kebanyakan para pemimpin, manajer atau bos memang jauh lebih suka para karyawan yang bekerja keras. Akan tetapi, percaya atau tidak kita bisa mendapatkan hasil yang jauh lebih banyak dan maksimal dengan bekerja secara cerdas loh! Agar dapat berhasil memberikan hasil yang lebih baik dan lebih banyak, pertama-tama kita harus bisa membedakan kedua istilah ini.