Kontroversi
Oleh: Muhammad Akmal Ashari
Pernahkah teman-teman berpikir ketika melihat satu atau bahkan banyak orang yang terkenal karena melakukan sesuatu yang ‘diluar kebiasaan’ yang dilakukan manusia pada umumnya. Perilaku aneh? Bukan, namun tindakan-tindakan yang membuatnya terkenal dan seringkali harus bertentangan dengan nilai yang berlaku dimasyarakatnya. Kontroversi, itulah yang dibuat oleh banyak manusia dibumi ini, dunia nyata hingga dunia maya, mulai dari zaman dahulu hingga zaman modern seperti sekarang yang ditambah dengan kehidupan dunia maya yang begitu gemerlap. Dunia baru yang yang penuh dengan kepalsuan dan kefanaan, sama seperti dunia nyata.
Saya coba balik lagi perihal kontroversi yang dibuat oleh banyak manusia saat ini. Banyak sekali keributan terjadi lantaran ada pihak-pihak yang mencoba untuk mengusik status quo dengan tindakan yang bisa dikatakan ‘kebablasan’. Namun, apakah kontroversi itu selamanya buruk? Tidak juga. Bahkan ditengah masyarakat yang buruk, muncul orang-orang baik yang membawa ‘kontroversi’ untuk mengubah masyarakat menjadi lebih baik lagi. Atau ketika tidak ada sebuah ilmu pengetahuan, muncul beberapa orang yang berhasil menciptakan ssuatu dan bermanfaat bagi setiap orang. Jadi, tak selamanya kontroversi itu adalah hal yang buruk dan merusak, tetapi bisa jadi yang dibawa adalah nilai-nilai kebaikan. Disebut kontroversi, lantaran munculnya pro kontra dimasyarakat dan seringkali orang-orang yang membawa ‘kontroversi’ tersebut, hal yang baik maupun yang buruk. Semua tergantung sudut pandang bukan?
di Mesir, lahir seorang anak laki-laki dari kalangan rakyat biasa. Namun nyawanya terancam sejak bayi lantaran penguasa dizaman itu memerintahkan untuk ‘membunuh setiap bayi laki-laki yang baru lahir’. Perintah ini didasari atas mimpi sang penguasa itu sendiri, bahwa tahtanya akan dihancurkan oleh seorang laki-laki dari kalangan biasa. Anak laki-laki inipun dihanyutkan ke sungai oleh sang Ibu, dan berhasil ditemukan oleh istri sang penguasa. Anak laki-laki itupun dirawat layaknya anak sendiri.
Ketika dewasa, anak laki-laki ini berhasil menjadi sosok pria yang tangguh dan mengemban amanah untuk menyampaikan Pesan dari Langit untuk penduduk Mesir saat itu, termasuk sang penguasa yang zalim dan menganggap dirinya Tuhan. Kegaduhan terjadi dikalangan bangsa Mesir, terutama sang penguasa dan pejabat-pejabat negeri Mesir, mereka merasa posisinya dilecehkan oleh pesan-pesan yang dibawa oleh sang Pria. Disaat bangsa Mesir yang dizalimi tidak berani menentang penguasa yang memiliki segala bentuk kekuatan dan kekuasaan, pria ini tanpa ada rasa takut, berani menentang kesewenang-wenangan penguasa yang bahkan mengklaim dirinya sebagai Tuhan. Pria ini dan para pengikutnya pun terancam nyawanya akibat sebuah ‘kontroversi’ yang tercipta. Sekali lagi, tak tanggung yang dilawan adalah penguasa yang mempunyai berbagai macam kekuatan, mulai dari militer, pejabat negara, dan pemuka agama. Pria ini pun akhirnya dikejar sampai ke sebuah lautan, dan berhasil selamat karena pertolongan Tuhannya dengan membelah lautan. Si penguasa dan pasukannya pun mati tenggelam di tengah lautan dan pria ini berhasil selamat dari kejaran sang penguasa dan tetap menyampaikan pesan-pesan Dari Langit. Tidak asingkah dengan kisahnya?
Bertahun-tahun kemudian. Ada seorang anak yang dilahirkan dari keluarga yang cukup terpandang. Kelahirannya ditunggu dan disambut alam semesta. Burung-burung berkicau, dan daratan menghijau, sebagai bukti cintanya alam semesta pada kelahirannya. Tak terkecuali keluarganya mulai dari kakek dan pamannya. Masa kanak-kanak dan remajanya diasuh dengan begitu baik oleh keluarganya, sekalipun harus kehilangan sosok ayah dan ibunya sekjak kecil. Sang paman dan kakek lah yang mengasuh dan membimbingnya sehingga menjadi sosok yang teladan dimasa dewasanya. Menjadi pemuda yang disegani dan dihormati oleh penduduk wilayah tempat kelahirannya, serta memperistri seorang janda yang menjadi sosok pendamping sejati.
Hingga diusianya yang ke 40 tahun. Sebuah peristiwa besar menghampiri dirinya, bertemu dengan sesosok makhluk yang tidak diketahui dan membawa sebuah pesan agung yang dibawanya dari Langit. Pesannya sama seperti yang disampaikan oleh para pendahulunya kepada umat manusia. Namun, usahanya untuk menyampaikan pesan tersebut dianggap sebuah perlawanan terhadap ajaran nenek moyang, menghancurkan status quo ditengah masyarakat. Dengan lantang mengatakan bahwa ‘manusia sejatinya sama dan setara’, bertolak belakang dengan kebiasaan masyarakatnya yang gemar memperjualbelikan manusia dan memperbudaknya. Dengan lantang ia mengatakan bahwa ‘yang hak akan tegak, dan yang bathil akan musnah’ dihadapan para pembesar kaumnya yang memusuhi gerakan-gerakan beliau. Tanpa kenal lelah walaupun harus menghadapi perang yang sangat tidak seimbang dan menguras tenaga. Di akhir hayatnya pun, yang ia katakan hanya satu hal ‘ummatku, ummatku, ummatku’, bukan keluarganya, bukan pula sahabat-sahabatnya, ia mencintai para pengikutnya hingga hari akhir nanti.
Kisah-kisah tersebut adalah kisah anak-anak manusia yang dengan kekuatan hati dan tekad untuk melakukan perubahan bagi umat manusia. Sekalipun dengan jalan ‘kontroversi’ ditengah masyarakatnya dan harus ditentang sana-sini oleh orang-orang yang tidak suka akan perjuangannya. Lantas apa lagi keraguan kita? Disaat seperti ini, harus ada orang-orang yang berjuang untuk memakmurkan bangsa, menegakkan keadilan, memperjuangkan yang hak dan menghancurkan kebatilan. Sekalipun ribuan bedil sedang mengarah kepada kita, jangan pernah lupakan perjuangan para pendahulu kita dan tetaplah ciptakan kontroversi-kontroversi yang berorientasi pada kebaikan.
Hamasah!
Hujan dibulan Juli, Semarang 2019












