Kue Putu Alett . . PIIIIPPP PIIIPPP *bang kue putu, bang... PIIIIIIIPPP . . . Kue kampung? Iya, enak! Biasanya kalau di rumah, sering dengar bunyi dari gerobak dorong atau pikulan penjual kue putu ini. Bunyinya sih ngga pakai om telolet om... Tapi ya PIIIP PIIIIPPPP ;) Hahhah.. Suara itu yang dikeluarkan dari uap di pinggir bolongan kaleng tempat menguapkan kue putu. Hapal deh kalau penjualnya lewat depan rumah. Kue putu itu, seingat saya sih adukan kuenya yang dalam bambu kecil diletakkan diatas bunyi pip pip itu. Tunggu sebentar, mungkin 5-10 menit, akan matang. Dilengkapi gula merah dan taburan kelapa, kue putu memang enak buat camilan di sore hari. Pasangannya ya teh hangat biar makin dekat, elaaahhh... aww Kue putu di rumah Alett ini, tekturnya lebih lembut dan menyatu. Warnanya juga putih dan pas digigit ya ngga ada butirnya. Kalau yang lewat depan rumah saya, tekturnya lebih berasa. Warna kuenya juga hijau karena memakai daun pandan sebagai pewangi alaminya. Kalau dibungkus, diberi daun pisang biar harum juga. Udah yaakk.... sarapan kesiangan ae giihh :D . . . . . . Credit to: @dindabekti . . . . . . #ceritaejie #camilan #kuekampung #kuliner #kulinerejie #kueputu #kueputubambu #localfood #indonesianfood #thefoodie #semarang #jawatengah #indonesia