Ibnu Sirin berkata: "Kami diceritakan bahwa orang yang paling banyak dosanya adalah yang paling meluangkan diri untuk mengingat kesalahan orang lain"

seen from Malaysia
seen from China
seen from Lithuania
seen from China

seen from Malaysia
seen from China
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Ireland

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from Japan
seen from United Kingdom

seen from United States

seen from Malaysia

seen from Türkiye

seen from Indonesia
Ibnu Sirin berkata: "Kami diceritakan bahwa orang yang paling banyak dosanya adalah yang paling meluangkan diri untuk mengingat kesalahan orang lain"
Tidur tepat waktu. Tidurlah tepat waktu, bangun lebih awal! Lakukan Subuh Anda dengan benar. Baca Quran Anda di pagi hari.
Nouman Ali Khan
Pernah ga sih ngerasa di posisi udah ikhtiar dengan Shalat Dhuha, Tahajud, dan tilawah Al-Qur'an namun rezeki kita ga begitu meningkat signifikan?
Sadarkah, sejatinya ibadah-ibadah yang mampu kita lakukan itulah rezeki yang sangat besar tak ternilai bagi kita.
Jangan berputus terhadap rahmat-Nya.
Merasa cukuplah bersama Allah, jika suatu hari merasa ada hal yang kurang, ucaplah: hasbiyAllah..
Jangan-jangan telah berlalu sekian hidup kita belum sempat menghafal Qur'an dengan baik. Salat belum dimengerti bacaannya. Puluhan tahun salat, tidak mengerti apa yang dibaca dalam salat. Mau sampai kapan? Bagaimana salatnya bisa khusyuk kalau tidak paham apa yang dibacakan? Al-Qur'an belum sempat dipahami, jangankan menghapal, sudah puluhan tahun, untuk baca saja nggak sanggup bacakan dengan baik. Berapa lama lagi waktu yang dibutuhkan?
Ustaz Adi Hidayat
Makanya kalau muslimin kok tidak senang dengan buku, tidak usah bicara peradaban. Cukup ya! Jangan bicara peradaban Islam, nggak usah bicara kemajuan Islam kalau Anda tidak suka buku. Paham? Sudahlah, cukupkan di sini saja, ya! Kalau kita tidak cinta dengan buku, maka tidak usah bicara kebangkitan Islam.
Ustaz Budi Ashari
Orang yang lupa dari kematian, tidak ingin ingat akhirat, maka dia akan ditimpa dengan tiga perkara. Ini perkataan para salaf. Tiga perkara itu apa? Pertama, dia malas beribadah, kalau dia berdosa tidak segera bertobat, kemudian yang ketiga dia tidak pernah qanaah. Ini tiga penyakit yang menimpa orang yang jarang mengingat kematian. Kenapa? Dia merasa hidupnya masih panjang. Lalu dia berdosa, tidak segera bertobat. Kemudian kalau ibadah malas-malasan, kemudian kalau punya harta dia tidak qanaah.
Ustadz Firanda Andirja
Ketika kamu berjuang menyelesaikan bacaan Qur'an dengan terbata-bata selama 5 menit, 10 menit, dst. Itu lebih baik daripada berkata-kata buruk dengan lancarnya.