KKN-lyfe 2017
(postingan yang terselip di deratan draft tumblr)-it must be a very late post
Hari ini adalah hari ketigaku di Desa Labbo Kec. Tompobulu, Bantaeng. Sebelumnya sempat ragu telah memilih dataran tinggi sebagai tempat mengabdi ketika diberi kesempatan memilih. Jadi, suatu hari kutumpahkanlah risauku pada yang kalimatnyanya selalu membuatku tenang.
Mama : Di gunung itu transportasi susah, terpencil, jauh dari keramaian.
Nini : (That’s everything I need). Biar berasa kknnya Ma’
Mama : Harusnya pilih di pantai saja, akses kendaraan mudah. Memang di gunung nda takut?
Nini : lalu berpikir - gagal tenang
Sedari awal ketika pendaftaran kkn dibuka, aku memang senagaja memilih jenis pengabdian yang berbeda dari teman-teman jurusan yang kebanyakan memilih mengabdi sesuai jurusan - profesi. Tapi tidak bagiku, aku akan memilih apa saja yang penting bukan profesi, padahal beberapa tahun sebelumnya pikiranku perihal kkn hanya berputar pada jenis profesi (ingin mengupgrade ilmu atau memngembangkan skill bersama kawan sejurusan di bidang kesehatan, pikirku kala itu. Yah that’s selfish anyway).
Tapi entah angin apa yang merubah pikiranku (or is it just another plinplan again-tanda tanya) Aku tetiba ingin suasana baru, bertemu kawan baru hingga akhirnya memutuskan untuk memilih kkn tematik. And I choose you Bantaeng. Actually I’ve been there before for once just once haha, itupun karena kegiatan baksos. Hanya karena waktu itu, bus melintas di sebuah desa yang dingin dan penuh bunga di sepanjang jalannya. Menarik, lalu hatiku berbisik harap: aku ingin datang lagi, berkunjung lagi suatu saat.
Yes siapa sangka bersama kegiatan bernama kknlah kesempatan itu datang menghampiriku. Sebenarnya ditempatkan dimana saja tak pernah jadi masalah buatku, toh namanya juga kkn. Tapi tersebab aku adalah anak yang sedari dulu selalu memilih berjalan di jalan yang mulus, untuk kali ini kuingin menantang diri, biar kerjanya lebih berasa, kuingin tempat yang jauh dari keramaian kota, jadilah ketika diberi kesempatan memilih, kupilih dataran tinggi yang sudah pasti damai, dingin dan tentu banyak bunga. Meski sempat khawatir juga setelah mendengar kalimat mama tapi aku yakin akan ada banyak pelajaran dan hal baru yang menungguku di sana.
And here I am, di hari ketiga sudah penuh dengan banyak pengalaman baru. Pada akhirnya aku bersyukur pada pilihanku. It’s more than enough. Di luar ekspektasi, segalanya lebih dari apa yang kuharapkan. Teman posko misalnya, rumahnya, desanya, masyarakatnya, udaranya, Mama Nane, and everything about this kknlyfe 2017. Even, I’ve been fall in love to those all in the first night we introduced ourselves.
You know what? I just asked for a good friend to Allah to made it fun but Masya Allah, Allah gave me more.. Alhamdulillah.
Semangat mengabdi kkners!!!👊
Ninifamoza | Labbo, 10 Juli 2018












