. . Kami keluarga besar Masdjo mengucapkan: "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H". . Sugeng Riyadi 🙏 Mohon Maaf Lahir Bathin . Selamat berkumpul bersama keluarga. . . #masdjo #pacarkecilku #iedmubarak #jogjaistimewa
seen from Germany
seen from Malaysia
seen from China
seen from Germany
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Brazil

seen from United States

seen from Australia

seen from United States
seen from United States
seen from Netherlands
seen from Brazil
seen from China
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from Philippines
seen from Germany

seen from Australia
. . Kami keluarga besar Masdjo mengucapkan: "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H". . Sugeng Riyadi 🙏 Mohon Maaf Lahir Bathin . Selamat berkumpul bersama keluarga. . . #masdjo #pacarkecilku #iedmubarak #jogjaistimewa
. . Sudah baca Kedaulatan Rakyat hari ini? Ada satu halaman penuh tentang kami di halaman 16. . Ada om Eko @infoseni dari Masdjo (Masyarakat Digital Jogja) om Antok, Presiden Info Cegatan Jogja om Adit, Ketua Jogja Nyah Nyoh om Bekti, Jogja Garuk Sampah kak @erwindeje, Founder @malamuseum mas @kurniawan_hari dari @roemahtoea dan pipit dari @kuliner.yogya . Kejahatan apa yang telah kami lakukan hingga perlu di liput khusus? . Monggo, silakan dibaca 😂. . . #pacarkecilku #kedaulatanrakyat #KR #komunitas #JogjaIstimewa #Masdjo
. . Wajah kami yg kelelahan setelah seharian beraktifitas. . Jangan heran jika di bbrp photo, nampak kami memakai baju yg sama. Maklum, seharian full. . Ini adalah kali pertama kami diundang ke acara Malam Penobatan Dimas Diajeng Cilik Sleman 2017. . Kami cukup kaget dapat kursi VIP, tepat dibelakang Pak Kepala Dinas Kebudayaan. Kami duduk di deretan kedua, di depan deretan para Kepala Sekolah. . Waktu duduk cuma bisa komentar: "Ini Dinas Pariwisata tdk salah ngasih kursi? Kami hanya komunitas tapi duduk di depan para Kepala Sekolah dari sebuah berjuluk Kota Pendidikan?". . Memang bbrp waktu yang lalu Komunitas @malamuseum dan @roemahtoea diminta mengisi Kelas Heritage untuk finalis Dimas Diajeng Cilik Sleman. . Kenapa sejarah? . Jawabannya mudah. Bicara ttg DIY, ada dua wajah yang penting: anak muda dan sejarah. . Waktu itu kami mengajukan pertanyaan ke Dinas Kebudayaan: "Apa belajar sejarah saja cukup? Belajar sejarah langsung di lokasinya memang menyenangkan, lantas hasilnya apa?" . "Bagaimana jika finalis Dimas Diajeng Cilik Sleman belajar menulis?". . Belajar sejarah memang baik, tapi lebih baik lagi kalau anak-anak ini belajar menuliskan hasil pelajaran sejarah yg mereka dapatkan dgn bahasa mereka sendiri. . Finalis Dimas Diajeng Cilik kebanyakan adalah anak-anak usia kelas 3 - 5 SD. Usia dimana daya kreatif dan imajinasi tinggi. . Terlihat sulit? . Awalnya kami pikir begitu. Tapi ada kak Elzha dari Duta Damai yg punya basic pendidikan guru mengajarkan pada anak-anak ini bagaimana cara untuk "mencurahkan" perasaan pada selembar kertas. Membuat konten positif. . Dan benar, anak-anak ini secara ajaib menulis. Lucu-lucu iya. . Mereka menulis pada selembar kertas dalam waktu 30 menit secara langsung dan menghasilkan cerita. . Bagian yang berkesan adalah bbrp dari mereka menulis secara runut, secara runtut. Itu yang bikin salut. . Jadi bagaimana, apa kota kita bisa menghasilkan generasi pecinta sejarah dan penulis? . . #dimasdiajengsleman #masdjo .
. . Masyarakat Digital Jogja (Masdjo) dan Komunitas @roemahtoea hadir di Indonesia Community Day 2017. . Mengusung tema "Inspiraksi" Indonesia Community Day (ICD) mempertemukan ragam komunitas untuk saling bercerita, saling menginspirasi dan sama-sama beraksi untuk menciptakan dan menyebarkan konten positif (terutama di dunia digital) dengan caranya masing-masing. . 🗓Sabtu, 13 Mei 2017. 📍Plaza Pasar Ngasem Jogjakarta. ⏰10.00 WIB - Selesai . *[AKTIVITAS]* . • Workshops: Papermoon Puppet Theatre, Paguyuban Filmmaker Jogja, Gardu Action Jogja. • Talkshows: Jalin Merapi, Ketjil Bergerak* • Sharing: Andi Malewa & M. Fadli • Performances: Jazz Mben Senen, Stand Up Comedy oleh Yusril Fahriza, Jogja Hiphop Foundation. . • Kamu tidak mewakili komunitas tetapi ingin hadir? Datang langsung atau daftarkan diri melalui microsite.kompasiana.com/icd bila ingin mendapatkan merchandise buff eksklusif utk 1000 pendaftar pertama. . Mari berpartisipasi mencipta kabar yang baik sesuai kekhasan komunitasmu! . Info lengkap: @icd_2017 . . #MasDjo #roemahtoea #komunitas #kompasiana #jogjaistimewa #icdjogja
. . Pentas Alat Musik Tradisi Nusantara . . Hari Ketiga Sabtu, 29 April 2017. Pukul 19.00-21.00 WIB Halaman Museum @sonobudoyo . Menampilkan : . Perwakilan Bali (Tabuh Gamelan Bali dan Instrument Lagu Daerah Bali) . . Pentas ini juga akan diisi dengan diskusi dan kesempatan buat kamu untuk mencoba memainkan alat musiknya. . Pastikan kamu hadir. . More info : @malamuseum CP: 08995007066 (Erwin) . #TabuhNusaraya #jogjaistimewa #masdjo #malamuseum #sonobudoyo #musiktradisional
. . Pentas Alat Musik Tradisi Nusantara . . Hari Kedua Jumat, 28 April 2017. Pukul 19.00-21.00 WIB Halaman Museum @sonobudoyo. . Menampilkan : . Perwakilan Sumatera Barat (permainan musik Talempong dan Saluang serta lagu khas Minangkabau) . . Pentas ini juga akan diisi dengan diskusi dan kesempatan buat kamu untuk mencoba memainkan alat musiknya. . Pastikan kamu hadir. . More info : @malamuseum CP: 08995007066 (Erwin) . . #TabuhNusaraya #malamuseum #sonobudoyo #musiktradisional #musik #masdjo #jogjaistimewa
. . •Rundown JOGJA INTERNATIONAL AIR SHOW 2017• . - Rabu, 26 April 2017 : Lanud Gading Wonosari, Gunungkidul - Kamis, 27 April 2017 : Candi Prambanan, Sleman - Jumat, 28 April 2017 : Alun-Alun Kota Wates, Kulonprogo - Sabtu, 29 April 2017 : Alun-Alun Kota Yogyakarta - Minggu, 30 April 2017 : Pantai Depok, Bantul . . see you there... . #jogja #Jogjaairshow #jogjaairshow2017 #JIAS17 #FASI #skydiving #gantolle #paragliding #aeromodelling #glider #microlight #indonesia #sleman #kulonprogo #masdjo #gunungkidul #bantul
. . Keberadaan sejumlah bangunan bergaya Indis di Kalasan merupakan dampak dari tumbuhnya 18 Pabrik Gula di DIY saat itu. . Bangunan Indis yang menjadi hunian orang-orang Belanda, salah satunya berlokasi di sebelah timur Pasar Kalasan. Bangunan Indis tsb saat ini berada di dalam kompleks Polsek Kalasan. . Sedangkan bangunan Indis lainnya berlokasi disebelah barat Pasar Kalasan. Dulu di barat pasar terdapat 3 (tiga) rumah tinggal bergaya Indis, berderet dari barat ke timur. . Salah satu bangunan, yang berada di tengah, saat ini dimanfaatkan sebagai toko kelontong oleh pemiliknya. Sementara itu, bangunan yang berada di bagian barat telah berubah menjadi Hotel. . Masih tersisa 2 (dua) bangunan Indis yang belum mengalami perubahan. Salah satu, yang masih utuh dimiliki oleh keluarga Hersat. . Kami dan Komunitas @roemahtoea akan membawa rekan muda menikmati keseruan malam-malam menjelajahi Rumah Indis di dalam Kelas De Indische Huis. . De Indische Huis adalah kelas sejarah yang mengajak rekan muda untuk belajar mengenai arsitektur, sejarah dan upaya konservasi bangunan Indis. . Yuk, malam mingguan bersama kami di kelas #deindischehuis. . Acara akan diadakan di Rumah Hersat, hari Sabtu tgl 15 April 2017 jam 18.00 - 21.00 WIB. . Acara gratis, jadi pastikan kamu sudah mendaftar di WA/SMS dengan format daftar_nama_huis ke narahubung 083838638856 (Niken). . Buruan, kuota terbatas! . Info lbh lanjut: IG/Twitter: @roemahtoea @malamuseum FB: @roemah.toea @malamuseum . . #roemahtoea #deindischehuis #rumahhersat #kalasan #jogjaistimewa #masdjo #rumahindis #kelasheritage @RepostIt_app