[#JURNALIYA : MEMAKNAI KEBEBASAN] Hidup dan tumbuh di era dengan banyak tuntutan kebebasan, nyatanya benar atau salah menjadi hal yang menyarukan. Terlalu banyak suara dari banyak kepala, hingga tak tahu bebas seperti apa yang diinginkan. Keinginan? Apa ia yang dijadikan landasan untuk menjunjung tinggi kebebasan? Kalau begitu akan sulit sekali menemukan jalan bersatu, milyaran orang di bumi ini menginginkan banyak hal berbeda, kan? Atau kita setuju saja dengan kata Voltaire? "Saya tidak setuju dengan apa yang Anda katakan, tapi saya akan membela sampai mati hak Anda untuk mengatakannya", tapi aku memilih kita saling duduk bersama saja, mengurai perbedaan hingga tersimpulkan satu kesamaan. Jika tak bisa juga, mari bersepakat agar tetap saling menghargai. Lalu kita tersadar, pada kata bebas yang kita gaungkan, akan selalu ada batas yang tetap harus dipertahankan. Semoga selalu ingat apa pesan Nabi, "Jika engkau tidak malu, maka berbuatlah sesukamu" juga senantiasa mengingat bahwa malu termasuk cabang keimanan :) . Buanajaya, 9 Agustus 2018 Dari seorang plegmatis. . . 📷 : @nurfaizir #MelanglangBuana https://www.instagram.com/p/BmPQ4fAFXEN/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1v7zslwbsmg9e