Batagor
Walau sering dikenal dengan nama-nama lain yang masih satu genus (siomay goreng, cuanki, bakwan), batagor menjadi nama jajanan yang selalu ada di hati para penggemarnya. Kami tidak terkecuali. Tak punya ulekan atau food processor pun bukan masalah, karena chunky peanut butter adalah jawaban dari beberapa doa.
Peralatan: 1) Mangkok untuk mencampur adonan 2) Pisau 3) Talenan 4) Garpu 5) Sendok 6) Wajan Bahan
Batagor: 1) Ayam Cincang (bisa dicampur dengan udang atau ikan jika mau) 2) Tepung Tapioka 3) Telur 4) 1 sdm Minyak Wijen 5) Air 6) Daun Bawang 7) Garlic Powder 8) Ginger Ground 9) Garam 10) Gula 11) Merica 12) Minyak Goreng 13) Tahu 14) Kulit Pangsit Saus Kacang: 1) Peanut Butter (Selai Kacang) 2) Air Panas 3) Bawang Merah 4) Cabai 5) Kecap Manis Metode Batagor: 1) Potong tahu hingga berbentuk segitiga, keruk sebagian dasarnya sebagai tempat untuk meletakkan adonan nantinya, sisihkan 2) Iris tipis daun bawang 3) Campur ayam, tepung tapioka, sedikit air, telur, minyak wijen, bawang daun, garlic powder. ginger ground, garam, gula, dan merica, aduk hingga tercampur rata 4) Isi tahu dan kulit pangsit dengan adonan 5) Panaskan minyak 6) Goreng tahu dan pangsit dengan api sedang hingga kecoklatan dan matang Saus Kacang: 1) Iris tipis cabai dan bawang merah 2) Campurkan Peanut Butter dengan irisan cabai dan bawang merah, aduk 3) Tambahkan air sedikit demi sedikit hingga mencapai konsistensi yang diinginkan 4) Tambahkan sedikit kecap manis
Batagor kuah, or batagor kering: that is the question. —William Shakespeare













