Aku tak keberatan menjadi telingamu. Aku malah senang saat kamu datang dan menceritakan semua masalah dirimu. Aku malah nyaman saat ceritamu bisa membuat kita menjadi bersama. Meski aku ketahui, yang diceritakan adalah orang yang kamu sebut pujaan hati.
Arief Aumar P











