Menolak Ingat
Ada fase dimana kita ingin menolak ingat. Dari hal-hal yang rasanya patut untuk diasingkan dan dilupa. Entah itu tentang sesuatu atau juga perihal kamu. Kadang kita lupa bahwa dalam proses melupa ada beberapa hal yang mesti diingat. Perihal nalar yang menolak dan nurani yang menerima.
Pernah gak sih ngerasain yang namanya dilema? Dimana jawaban nalar dan nurani itu gak sependapat. Di saat kamu ingin segala luka tentang seseorang dilupa, ada yang berbisik kepada sukma terdalam kamu.
“Gak perlu dilupa, masih pantes kok buat singgah.” Kalimat macam apa itu di mata nalar? Tetapi kadang diterima oleh nurani.
Kita boleh melupa tapi jangan lalai untuk mengenang:)
-Euforia Rasa









