Duapuluh Dua
16 Maret 2018
Halo kamu yang menyukai aroma dan suasana setelah hujan, bagaimana kabarmu? Apakah akan ada banyak hal yang akan kita bicarakan?
Hari ini, bersama nyanyian jangkrik di pekarangan, kicauan burung milik tetangga dan derum suara pesawat yang melintas aku menulis surat ini di tempat biasa aku tertidur menunggu balasan chat darimu. Hari ini kulalui dengan sedikit mengantuk di pagi hari dan beberapa kesibukan pekerjaan setelahnya. Aku bangun di pagi buta, demi ikut berburu tiket mudik yang pada akhirnya kuurungn. Ternyata dalam hitungan menit ratusan tiket habis seketika.
Tahun ini sebenarnya aku ingin mudik ke Jogja, pulang ke kampung halaman papahku, banyak hal yang ingin kulakukan. Jogja, selalu menjadi kota teristimewa, beberapa sanak saudaraku masih berada di sana. Andai mama masih ada, ada satu hutang yang belum kulunasi, aku ingin membawanya berlibur di kota kecil kenangan kita, tempat dimana mama mengajakku berkeliling menaiki andong, tempat dimana si anak cengeng di gendong kemana-mana melihat candi, air terjun dan banyak tempat lainnya. Tapi kini, aku rasa ia sudah bahagia di sisi terbaikNya, “mah aku kangen, aku ingin mengenalkan seseorangku saat ini padamu.”
Saat ini jika aku kesana, banyak sekali yang harus kutemui mulai dari saudara, teman hingga dosen UGM yang sudah seperti paklik sendiri. Akan tetapi, rasanya aku masih harus bersabar dahulu menunda kepulanganku karena satu dan lain hal yang telah kuceritakan padamu. Oh ya tolong sampaikan pada orangtuamu, aku menerima ajakan beliau, tapi maaf tidak bisa saat mudik lebaran tahun ini. Ku harap kita dapat mengatur jadwal untuk kepulanganku ke Jogja dilanjut mengunjungi ibu, ayah serta adikmu. Aku ingin sekali agar bisa lebih mengenal orang yang paling kau sayangi, mengenal tempat dimana kau beranjak dewasa, mengunjungi banyak tempat indah di sana. Untuk saat ini, tolong sampaikan salam kembali ku pada ayah dan ibu, semoga Tuhan dan semesta meridhai kita, semoga dapat bertemu secepatnya.
Rasanya akhir-akhir ini akan ada banyak hal yang menyita pikiran mulai dari tanggungjawabmu untuk segera lulus (semoga dimudahkan ya Allah, aamiin), kesibukan di tempat kerja yang akhir-akhir ini menyita pikiran, serta rencana di depan yang harus dipersiapkan secara matang. Semoga kamu tetap sehat ya. Sekarang kamu sering lelah, istirahat yang cukup, jangan lupa minum vitamin, semoga target dapat selesai sebelum deadline nya.
Semoga kita tidak akan bosan menghadapi banyak rintangan didepan, semoga kamu mau untuk terus bersama mendekap hari ini. Kamu janga sukanya diam saja ketika kita bertatap lewat media.
Salam dari pipi yang tidak berhenti ngemil














