Jadi... alhamdulillah yah ada yang memercayakan ceritanya pada saya.
Suatu hal yang sangat sangat sangat lumrah bagi kita ingin belajar merubah pola pikir. Banyak hal terjadi di kehidupan kita, dan memang selalu ada masanya, waktu di mana kita dituntut untuk bertindak/merubah sesuatu dari diri sendiri.
Dan beginilah jawaban saya.
.
Oke, jadi, bagaimana cara merubah pola pikir. S******* (nama disensor), nggak salah kalau kita merasa menjadi korban atas sesuatu, itu merupakan hal yang wajar dan sangat natural. yang salah adalah kalau kita merasa jadi korban dan kita menyalahkan orang lain atas kejadian itu.
Ketika sesuatu terjadi dan memaksa kita untuk merasa jadi korban, pasti saat itu (atau setelahnya) otak kita mencerna, siapa yang salah sebenarnya. Dan kabar baiknya, kamu udah mendapatkan itu. Kamu langsung merasa memang kamu yang salah setelah dipikir-pikir.
S******* kita tu harus mampu memahami. Memang sulit memahami itu, tapi harus dimulai dari diri kita sendiri. Kita emang merasa udah memahami orang lain, tapi kalau kita masih play victim (merasa jadi korban dan nyalahin orang) itu artinya kita belum cukup memahami.
Pahamilah, berbesar hatilah. Semua perostiwa terjadi karena sesuatu. Kita dimarahin orangtua, bisa jadi itu untuk ngelatih mental kita dan memicu kita untuk melihat dari sudut pandang yang lain. Mama marah karena kamu nggak akur sama adek padahal adek yang salah, apa pesan yang kamu dapat? 1. Mama gak pengertian, padahal adek yang salah, dia udah ngerebut sesuatu dari kamu. 2. Mama harusnya tau dulu kejadiannya baru nyalahin aku. 3. Mungkin Mama mau aku belajar, bahwa menjadi kakak itu mampu bersikap dewasa dengan cara memahami kelakuan si adek (namun di sisi lain kamu bertekad untuk ngebimbing adek kamu gimana cara memahami, dan kalian harus bisa saling memahami agar kejadian ini tak berulang).
Ketika kita nggak bisa merubah arah angin, kita bisa ngubah arah layar perahu kita.
Tarik napas, sejenak diam dulu ketika terjadi konflik. Pasti sesuatu ini ada hikmahnya. Ada yang mau disampein Allaah lewat ujian ini. Dengan dimarahi Mama, mungkin bisa jadi kamu belajar dan mengetahui Mama marah karena apa. Ada banyak, banyak sekali yang bisa didapat dari sesuatu.
Itulah kenapa jangan marah. Kalau kita salah, kita gak berhak marah. tapi kalau kita benar, kita gaperlu marah.
kalo kita marah, maka redamlah semua hikmah yang ada. itulah kenapa, tarik napas dan diamlah sejenak. Ini cara mengubah pola pikir. Yang utama adalah memahami ada sesuatu dibalik peristiwa ini. semangat :)))
Bekasi, 4 Juli 2017

















