MEDAN-M24 | Istri tengah hamil 3 bulan, Suryadi (25) justru nekad menjambret. Iapun ketangkul saat beraksi di Jl Panglima Denai persisnya depan Jl Jermal XV, Kel Menteng, Kec Medan Denai. Untung pri berbadan tegap ini tak tewas setelah dihajar massa, kemarin (19/1) sore.
Namun sang istri, Maya (23) warga Pasar V, Kec Medan Tembung, yang mengetahui suaminya ketangkap polisi, datang ke Polsek Medan Area meraung-raung setelah melihat wajah dan kepala sang suami penuh luka dan berlumur darah.
Di balik jeruji besi, wanita ini tidak henti menangis menatap suaminya yang terduduk lemas di lantai tahanan.
Ketangkapnya pria yang diketahui bekerja dibengkel kreta Jl Sutrisno, Kec Medan Area itu lantaran pelaku merampas tas milik Petris Dwita Boru Siagian (25) warga Jl Darusalam, Kec Medan Petisah.
Sekira pukul 13.30 WIB, korban bersama dengan temannya, Boru Parna (22) keluar dari Jl Jermal XV dengan menunggangi Kreta Beat B 3134 SJV, melintas ke Jl Panglima Denai.
Begitu kreta yang dikenderai teman korban hendak melintas di bawah jembatan tol, tiba-tiba pelaku merampas tasnya. Wanita inipun meneriaki pelaku.
Naas bagi pelaku, seorang tukang bakso yang mendengar teriakan itu langsung mencampakkan kursi dari warung ke badan jalan. Kreta Revo BK 4532 AAS yang ditunggangi pelaku terjatuh.
Akibat kejadian ini, pelaku dihajar warga hingga babak belur. Kretanya dibuang ke parit dan nyaris dibakar. Kemudian warga mengikat tangan pelaku ke tiang besi yang berada dipinggir jalan dalam kondisi wajah dan kepala berlumur darah.
Setelah itu, kasus ini dilaporkan warga ke Polsek Medan Area. Petugas yang mendapat informasi tersebut datang ke lokasi dan membawa tersangka bersama kreta yang digunakannya ke kantor polisi sebagai barang bukti.
Saat kejadian kondisi jalan macet total. Karena ratusan warga menyaksikan pelaku dihajar massa. Di kantor polisi, korban mengatakan, sebelum pelaku merampas tas, sebenarnya baru selesai survei ke rumah nasabah di Jl Jemar XV.
“Nasabah yang kami temui tidak ada. Selanjutnya kami cari warung beli aqua. Tiba-tiba di bawah tol, Jl Panglima Denai, pelaku merampas tas saya dan diteriaki maling. Seorang tukang bakso melempar kursi ke badan jalan,”ujarnya.
Sedangkan istri pelaku terus menangis di kantor polisi. Sejumlah petugas meminta dirinya diam. “Aku nggak nyangka, pagi dia permisi sama aku. Suami aku kerja bengkel di Jl Sutrisno. Kenapa ia lakukan ini,” tuturnya menangis
Wanita yang tengah hamil tiga bulan dan dikaruniai satu anak ini mengatakan, suaminya tidak pernah mencuri. “Suami aku tidak makai narkoba, tapi untuk apa dia uang dan merampok,” ujar Maya yang bekerja di Pajak Ikan.
Kanit Reskrim Polsek Medan Area, AKP Alexander mengatakan, pelaku sedang diproses, sedangkan kreta dan tas milik korban diamankan sebagai barang bukti. Kini pelaku mendekam dalam tahanan akibat perbuatannya. (wandi-mg)
Beraksi Saat Istri Lagi Hamil
Jambret Mandi Darah Diikat di Tiang Telkom appeared first on Metro24.