: " Bebas Lepas" - Irama Dansa Melintasi - #JooxSoundstream #Soundquarium #JooxID #MidnightQuickie (at Qubicle Center)
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from China
seen from United States
seen from Peru
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Hong Kong SAR China

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Japan
seen from United States

seen from Malaysia
seen from China
seen from Dominican Republic
seen from Chile
seen from United States
: " Bebas Lepas" - Irama Dansa Melintasi - #JooxSoundstream #Soundquarium #JooxID #MidnightQuickie (at Qubicle Center)
Midnight Quickie.. Semoga masuk DWP lagi tahun ini.. #midnightquickie #karnavalbebasmantan #nantijugalopaham (at Convention Hall Tunjungan Plaza)
Hit the dance floor, the fourth main guest star of Parahyangan Fair 2015, Midnight Quickie. #EDM #midnightquickie #dance
Midnight Quickie for Planet Surf Magazine
Directed by me
Fashion by Kristiady Hidayat
Photo by Michael Timothy
Make up by Geraldine
BREAKOUT NET.TV yuuhhhhuuuuuu.... 😄 #midnightquickie ft boy william (at Telkom University)
Midnight Quickie Kembali Menghentak Semarang
Tanggal 7 November 2014 kemarin, Midnight Quickie berhasil membakar dance floor E Plaza Semarang, terbukti dengan antusias para party goers yang tidak henti-hentinya bernyanyi dan bergoyang oleh set list yang dimainkan oleh Midnight Quickie.
Meskipun salah satu personil Midnight Quickie, Jaya Aydra masih belum sembuh dari cidera patah tulang jari kaki yang dialaminya saat di Palu, nyatanya tidak mempengaruhi performa mereka. Jaya tetap profesional menghibur semangat para Midnight Troops Semarang, tentu saja Rama dan Tami turut berdansa dan menghampiri party goersmengantikan posisi Jaya yang biasanya atraktif kepada fans mereka.
Sebelum penampilan Midnight Quickie, party goers dihibur oleh DJ lokal Nicky Haruko dansexy dancer yang cukup membuat panas suasana, baru kemudian dihentak oleh guest starMidnight Quickie. Di akhir set, mereka memberikan kejutan dengan memainkan lagu “Bebas Lepas” sehingga semua party goers kembali bergoyang dan bernyanyi bersama.
Berikut interview singkat teman-teman FRFID SMG & EDM SMG dengan Midnight Quickie yang diwakili oleh Rama dan Tami.
Udah berapa kali Midnight Quickie main di Semarang? Udah 4 atau 5 kali, gak kehitung abis udah kayak rumah kedua kita, udah terlalu sering sih jadi doyan kesini terus.
Persiapan Midnight Quickie sebelum manggung? Tami: Persiapannya paling beda-beda ya, misalnya kalau gue biasanya minum air putih, kalau gak warming up. Rama: Kalau Tami biasanya warming up vocal, kalau gue sama Jaya nyiapin set-set lagu.
Musik kaya apa nih yang bakal Midnight Quickie kasih perform nanti? Genre yang biasanya Midnight Quickie mainin.
Pernah gak sih ngadepin crowd yang mood-nya lagi down? Antisipasinya seperti apa? Untuk setahun pertama pernah banget, tapi ya udah mau gimana lagi. Kita sebagaientertainer harus bisa meng-entertain mereka apapun caranya, mau patah kaki atau gimana pokoknya loe harus bisa nyairin suasana. Ya mungkin misalkan dengan ngajak penonton shout shout, sing along nyanyi, jump biar semangat.
Kalo crowd mood-nya udah kenceng, gimana jaga biar tetep kaya gitu? Mungkin kalo diluar Jakarta, orang-orang ini harus dikasih anthem-anthem dikit. Menurut pengalaman kita, kalau di Jakarta orang-orang suka musik yang gak pernah mereka denger sebelumnya itu sesuatu yang lebih.
Crowd Semarang yang sekarang itu seperti apa? Crowd Semarang setelah 5 kali kesini, seru-seru banget. Antusias banget terhadap EDM. Udah kaya Jakarta sih sebenernya. Udah tahu lagu-lagu EDM, genrenya segala macem, karena perkembangan EDM disini pesat juga, jadi crowd-nya itu memahami tentang EDM.
Ciri khas crowd Semarang yang bikin beda sama kota lain? Apa adanya. Gak malu, terkadang penonton suka jaim yang kalau mau loncat malu-malu, tapi kalau di Semarang lepas aja, seneng ngelihatnya jadi gak jaim. Kalo kita perhatiin orang-orang Semarang yang dateng ke klub atau acara rave, mereka apa adanya. Mau mereka pakai T-shirt, kemeja belel, apa adanya. Gak harus pakai (sepatu) hak-hak, karena bener-bener mau nikmatin musik. Exactly itu yang kita salutin banget.
Pengalaman paling berkesan Midnight Quickie setelah 5 kali main di Semarang? Main didepan Pak Gubernur! Di Electroland Jateng Fair kemarin, dan beliau menyaksikan sendiri lagu Hanacaraka. Itu pertama kali selain DWP 2012 bawain lagu Hanacaraka cuma di Semarang, Jateng Fair kemarin. Habis DWP 2012 gak pernah dibawain lagi. Karena untuk bawain lagu itu Tami harus melakukan beberapa ritual. Pada waktu Electroland kemarin, Pak Gubernur bawa anak beliau, yang kebetulan pecinta EDM juga. Semoga anak Pak Gubernur ini selanjutnya bisa jadi bagian Front Row Semarang atau EDM Semarang.