What ship do you like more?
Ishiouma (Kokichi x Ishimaru)
Monogami (Monokuma x Togami)
Propaganda

seen from Malaysia
seen from Spain
seen from Hong Kong SAR China
seen from United States

seen from Ireland

seen from Malaysia
seen from Ireland

seen from Greece
seen from United States
seen from Malaysia
seen from China

seen from Malaysia
seen from Belarus
seen from United States
seen from China
seen from China
seen from China
seen from United Kingdom
seen from Türkiye
seen from Kuwait
What ship do you like more?
Ishiouma (Kokichi x Ishimaru)
Monogami (Monokuma x Togami)
Propaganda
MONOGAMI DI ERA MODERNISASI
Pernah nonton film NEWNESS?? Saya merasa kisah percintaan saya relate sekali dengan film ini, plek ketiplek dengan apa yang pernah saya alami. bedanya, memang tidak happy seperti di ending filmnya. Awalnya saya merasa bisa, merasa santai, tidak cemburu dan tidak baper untuk menjalani sebuah open relationship. tetapi, ternyata saya TIDAK BISA.
Saya sadar kalau ternyata saya masih manusia biasa. Yang memang tidak ingin menjadi obyek berbagi, sedangkan dia adalah subyek dari overthinking saya setiap hari. Saya fikir ini tidak adil bagi saya, pilihannya ya jadi the one and only atau tidak menjalani hubungan sama sekali. Cause i'm not an option🙂
Menjadi penganut idealisme mendapat pasangan monogami di era modern seperti ini, layaknya berharap jalanan di jakarta sepi dan tidak macet, Mustahil.
Saya yang selalu ingin menjadi satu-satunya, padahal realitanya selalu menjadi salah satunya. Ya memang saya tidak pernah di selingkuhi dalam hubungan, tetapi selalu di jadikan selingkuhan. Tentunya saya tidak tahu karena dia selalu mengaku single ketika kami pertama bertemu.
Pernah membaca sebuah kutipan, "kalau kamu ingin bahagia di dalam hubungan, tidak perlu mencari tahu apa yang seharusnya kamu tidak perlu tahu" . Menurut saya BIG NO. karena esensi kesetiaan ialah tidak adanya rahasia. Bukan ke ranah ingin melanggar privasi ya, i mean niat keterbukaan antara satu sama lain dalam sebuah hubungan. Seperti halnya ingin pergi kemana dan menginap bersama siapa, itu penting.
Ingin rasanya memiliki intelegensia yang buruk. Tujuannya jikalau pasangan saya berselingkuh, selalu tidak ketahuan. Tapi, bukannya seharusnya saya bersyukur kepada Tuhan?? Karena saya selalu di selamatkan dari orang yang tidak tepat. Ya akhirnya saya selalu gagal dalam hubungan percintaan, bukan karena saya kurang cerdas, tapi karena ndak jago berpura-pura bodoh.
Bagi saya, konsep pasangan itu ya sepasang. Kalau ganjil bukan pasangan lagi namanya. Mending jadi ganjil (single) tapi memilih bahagia dengan jalan saya sendiri, daripada ganjil jadi selingkuhan tapi makan ati tiap hari. Bukannya bahagia, malah mati muda. Iya, saya kaum "mending" memang.
Teman saya, Hertandho pernah berkata " bisa dibilang, 7 diantara 10 laki-laki itu tidak bisa setia". Kalau di fikir-fikir, kemungkinan saya untuk bertemu dengan laki-laki yang "setia" sangatlah kecil. Bisa jadi, yang 3% ini sudah memiliki pacar atau bahkan sudah menikah. Saya tidak mau bertemu, memulai, dan membuang-buang waktu saya lagi dengan orang yang salah. jadi, lebih baik Tuhan saja yang mempertemukan kami.
DUA ORANG YANG TIDAK MENYERAH SATU SAMA LAIN
Kalau di analogi kan seperti halnya sepasang kaki. Jika hanya salah satu yang melangkah ke arah tujuan tapi yang satunya diam di tempat, ya sama aja. Ndak bakal sampe-sampe. Apalagi di depan akan banyak sekali terjal yang menghadang, seperti nginjek belinglah, kejeglong lubang lah, kesandung gundukan lah, cantengan lah. Intinya carilah yang mau effort satu sama lain, karena berjuang sendiri itu cuma CAPEK.
Ya, lebih baik kesepian daripada harus menurunkan standar
Tapi ya jangan terus pasrah dengan keadaan. Perbaiki dan kembangin diri, karena high value person ya akan bertemu dengan high value person. Kecuali di butain sama cinta, ya bakal lain cerita. Intinya, jodoh mu itu ya bagian dari nasib. Takdir memang ndak bisa diubah, tapi nasib bisa. Itu ditentukan dari apa yang kamu usahakan sekarang. Yang penting kan sudah mengajukan proposal (usaha), hasilnya di acc Tuhan atau tidak, ya itu urusan belakang.
Bagi saya, jodoh itu adalah seseorang yang sudah kamu usahakan untuk menjadi pasangan kompatibel seumur hidup mu.
"Pasangan mu selingkuh mbak?? harusnya introspeksi, kenapa dia bisa selingkuh sama yang lain" . Wahai kaum-kaum penikmat Tumblrku. Jangan sekali-kali menormalisasi sebuah PERSELINGKUHAN. Selingkuh itu sifatnya adiksi. Bisa sembuh ndak mbak? Maaf dek, ini watak bukan watuk.
"Terus gimana kalau aku ndak mau kehilangan pacarku karena aku sayang banget sama dia, tapi aku capek dia bla bla bla". Ya diskusi dan cari solusinya bareng pacarmu, mau di perbaiki atau milih pergi. Jangan suka lari dari masalah dan memilih selingkuh, akhirnya ya timbul masalah baru lagi. Mending putus dan cari lagi yang baru.
Ndak apa-apa berkali-kali gagal dalam hubungan, wong niatnya memang buat seumur hidup. Daripada memaksa mempertahankan karena dalih sudah bertahun-tahun, sudah terlanjur sayang, sudah ena-ena, tapi pertanyaannya kamu mau ngempet terus sampai tua?? Putus pas masa penjajakan itu wajar, dan kamu punya kesempatan banyak untuk itu. Tapi setidaknya saya mempunyai keinginan ketika nanti kami menikah, sebisa mungkin perceraian itu tidak terjadi. Terlebih jika sudah ada anak, saya tidak mau nasib dia seperti ibunya.
JIKA SULIT DAPAT PASANGAN YANG SETIA, USAHALAH UNTUK DAPAT PASANGAN YANG TEPAT
Ya carilah pasangan yang TEPAT, bukan soal perkara CEPAT. Karena pernikahan bukanlah suatu lomba adu kecepatan, yang siapa duluan sampai. Tetapi siapa yang berhasil mempertahankan hubungan pernikahan hingga akhir hidupnya, dengan orang yang tepat.
guys human monokuma x byakuya is an actual thing im crying
its so damn cursed
but its somehow good and i fucking hate it so much
I talk about poly ships a lot for someone who probably wouldn't be able to be in one, like because I couldn't/can't invest myself emotionally and romantically into more than one person. 'Cause when I fall in love, I want to adore and pamper my significant other, I want to write purple poetry to them, I want to fucking be there for them all the time - not that it is possible but anyway. I dive hard and I can't divide my attention much, it just doesn't work for me - normally.
And I notice it again now because of Lovelink. I get invested in one character at a time and I want to follow that character's path, and as much as I would like to play other characters, and I do so, it doesn't work very well. I mean, the balance of investment is completely skewed and the game gets boring without my favorite character on. But yeah, that's the parallels of my life in relation to Lovelink.
(and I would never get in a commitment of that sort while letting someone aside)
Home is where the sanity is
What ship gives you more despair?
Tojoshi (Kirumi x Ryoma)
Monogami (Monokuma x Togami)
What ship gives you more despair?
Oumaeda (Komaeda x Kokichi)
Monogami (Monokuma x Togami)
Komasai (Komaeda x Shuichi)
Propaganda