"Kalau aku besar nanti aku akan menyelamatkan temanku dari kecelakaan". "Kalau aku besar nanti aku akan menjadi orang yang rajin sedekah". "Nanti aku akan menjadi seseorang yang siap membantu kapanpun". Perkataan seorang anak kecil saat ditanya tentang cita-citanya. . Polos dan mulia jika kita tarik kembali harapan dan cita-cita dahulu. Tak ada kepentingan terselubung. Kebaikan akan selalu saja hinggap dikepala. Lantas, mengapa saat dewasa kita berubah ?, yah, mungkin saja kita sudah kehilangan jati diri, sudah lupa status dan tujuan hidup. . Hari ini manusia bagaikan badut. Terlihat senyum tapi ternyata menyembunyikan pisau. Terlihat gembira tapi tak lama membuat orang menangis. Badut, tak akan menari tanpa uang. Badut, tak akan atraksi tanpa pujian. Apakah kita seperti itu ?. . Lupa akan status khalifah muka bumi. Hingga akhirnya, diperbudak oleh ciptaan sendiri. Lupa dengan tujuan hidup, ibadah tanpa henti kepadaNya. . Sang ayah datang lalu membawa anaknya pulang. "Pokoknya, meskipun ayah nanti tak lagi melihatmu. Tetaplah kejar cita-citamu. Jadilah orang baik, nak !". Lalu pulang, berpegangan tangan sambil diguyur rintik hujan. #penabenhum











