Membaca ceritamu membuatku lega bahwa kau sedang baik-baik saja. Andai diberi satu hari saja aku ingin sekali duduk di bangku panjang di bawah pohon, menatap sungai, atau barangkali pantai, atau apapun saja, dengan ceritamu yang mana saja.
seen from T1
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from South Korea
seen from China

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from T1

seen from South Korea
seen from Czechia

seen from United States
seen from Singapore
seen from Germany
seen from United States
seen from Yemen

seen from Singapore
seen from Malaysia
Membaca ceritamu membuatku lega bahwa kau sedang baik-baik saja. Andai diberi satu hari saja aku ingin sekali duduk di bangku panjang di bawah pohon, menatap sungai, atau barangkali pantai, atau apapun saja, dengan ceritamu yang mana saja.
#CeritaPenempatan Satu jam pertama di Desa Mamu
Tak pernah dibayangkan akan menuju tempat yang baru, tempat yang asing, yang penuh tantangan dan tentunya tempat banyak belajar. Hari ini aku sudah lewati penerbangan Jakarta-Makassar-Palu. Lalu naik mobil sekitar 3 jam ke arah selatan Kota Palu, dan baru saja turun dari motor yang membawaku 6 jam melintasi bukit, gunung, tebing, jurang, hutan, sungai dan jembatan kayu.
Inilah pertama kali aku datang ke desa Mamu. Ini desa penempatanku satu tahun kedepan. Tempat belajar dan menjadi masyarakat. Lengkap dengan bahasa yang terdengar asing di telinga. Ada tantangan baru yang berdampingan dengan harapan. Tidak menjadi pelita di gelapan, tapi jadi lampu penerangan.
Kalau mengingat idealisme yang dulu di bacakan tiap agenda asrama. Hari ini aku mengingatnya kembali, 'Yang kami harap adalah terbentuknya Indonesia yang lebih baik dan bermartabat, serta kebaikan dari Allah pencipta alam semesta' mengalir kembali semangat itu. Panggilan itu. Hasrat itu, yang akhirnya memilih jalan ini. Menyepi dari banyaknya pilihan hidup nyaman dengan segala kemudahan. Lengkap dengan pilihan hidup enak.
Memilih untuk hidup cukup, berkecukupan. Membawa misi membangun dari daerah, memaknai kembali 'balas budi' apa yang sudah di dapat, harus di bagikan lagi.
Senyum-senyum masyarakat desa selalu hangat, belum sampai satu jam di desa. Sudah di suguhi berbagai macam makanan. Rasanya seperti di kampung halaman. Senyum mereka menguatkanku. Menepis segela asumsi tidak diterima, dijauhkan dan tidak diperdulikan. Ah aku hutang baik pada mereka. Harus segera di balas dengan berbuat baik untuk mereka. Ini aku, yang hari ini menjadi bagian dari desa Mamu. Masyarakat pemilik senyum paling ramah yang pernah aku temui.
Cerita ini baru dimulai, kisah-kisah lainnya akan segera di tulis.
Tak pernah dibayangkan akan menuju tempat yang baru, tempat yang asing, yang penuh tantangan dan tentunya tempat banyak belajar. Hari ini ak
105 PPPK Kemensos di Kabgor akan Ditempatkan di Kecamatan
Hargo.co.id, GORONTALO – Sebanyak 105 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) Kementrian Sosial (Kemensos) RI di Kabupaten Gorontalo akan ditempatkan di 19 Kecamatan. Ini ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur saat memberikan pembinaan kepada PPPK Kemensos, di Aula Dinas Sosial, Selasa (14/10/2025). “Mereka (PPPK Kemensos) akan berkantor di kantor…
Penempatan Pedagang di Pasar Sentral Pakai Sistem Cabut Lot
Penempatan Pedagang di Pasar Sentral Pakai Sistem Cabut Lot #PemkotGorontalo #PasarSentral #Penempatan #Pedagang
Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo punya cara khusus untuk penempatan pedagang di Pasar Sentral yang telah selesai di revitalisasi. Cara itu adalah sistem cabut lot. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perdagin) Kota Gorontalo, Junaedi Kiay Demak mengatakan, sistem cabut lot diterapkan pihaknya untuk menghindari hal-hal yang bisa menimbulkan polemik diantara sesama…
View On WordPress