Sembilan Rumah Korban Banjir Bandang di Kota Batu Selesai Dibangun#batasmedia99#berita
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko meninjau rumah para korban banjir bandang di Desa Bulukerto, Selasa (28/6/2022)
Ada sembilan rumah yang telah direnovasi, namun ada empat rumah yang dikunjungi.
Kunjungan itu untuk memastikan kondisi rumah para korban. Menurut Dewanti, kondisi rumah-rumah yang telah dibangun sangat layak.
Dalam kunjungan itu, Dewanti masuk ke ruangan dapur dan meninjau kamar kecil. Ia melihat-lihat bagian dalam dan luar bangunan.
Setelah banjir bandang beberapa waktu lalu, ada sembilan rumah yang dibangun dari nol. Mereka dievakuasi dan pindah tempat tinggal. Hari ini saya nyambangi karena dapat kabar kalau rumah sudah selesai dan dapat ditinggali. Ini, menurut saya bukan hanya layak, tapi bagus sekali," paparnya, Selasa (28/6/2022).
Dalam kunjungan itu, Dewanti juga menjelaskan tentang kondisi pembangunan normalisasi sungai. Berdasarkan laporan yang ia terima, proses normalisasi sudah selesai untuk sementara waktu.
Pekerjaan itu dilakukan oleh BBWS, kemudian akan dipindahkan ke Dinas PUPR. Dua jembatan penghubung yang sempat terputus akibat banjir bandang telah selesai dikerjakan.
Jalur alira sungai di bawahnya juga telah dibeton. Pantauan Surya dari lokasi, jalur sungai jauh lebih lebar dari kondisi semula.
Dari BBWS, ketika pimpinanya datang bertemu kami, memang sudah selesai di BBWS, namun sementara. Nanti, akan diselesaikannya oleh PUPR. Keadaan darurat ini, BBWS yang mengerjakan, tapi juga dengan pekerjaan yang tidak asal-asalan. Harus bagus dan kuat," kata Dewanti.
Rianto, warga Dusun Kliran, Desa Bulukerto adalah salah satu korban yang mendapat bantuan pembangunan rumah. Ia telah membangun rumah di lahan miliknya sendiri. Ia bersyukur dapat tinggal bersama dengan istri dan anaknya di tempat yang cukup aman.
Alhamdulillah di sini lebih bagus," ujar buruh tani tersebut.
Saat kejadian banjir bandang pada 4 November 2021, rumah Rianto hancur diterjang air yang membawa banya material. Sepekan kemudian, ia segera membangun rumah baru di lokasi saat ini ia tinggal.
"Saya juga dapat bantuan material dari pemerintah. Saya juga mengeluarkan biaya sendiri sebanyak Rp 80 juta," katanya.
Berada di tempat baru, Rianto memiliki optimisme hidup. Ia mencoba mereduksi trauma bencana alam yang terjadi terhadap keluarganya.
Bencana banjir bandang Kota Batu pada 4 November 2021 mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia. Puluhan lainnya menjadi korban luka-luka.
Selain menimbulkan korban jiwa, bencana juga merusak rumah, lahan pertanian, saluran air serta menghanyutkan kendaraan. Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono datang ke lokasi bencana dan menginstruksikan penyegeraan perbaikan dampak bencana.