Di persimpangan. Antara pilihan. Bersiap membuat keputusan. Bahkan marka jalan pun membawa pesan. #instapic #instadaily #plang #petunjukjalan #sign #signboard #decision (at Paberik Badjoe)
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from China
seen from Türkiye

seen from United States
seen from United States
seen from Belarus

seen from Türkiye
seen from Malaysia

seen from China
seen from China
seen from Türkiye
seen from Malaysia

seen from Germany

seen from Türkiye
seen from Iraq
Di persimpangan. Antara pilihan. Bersiap membuat keputusan. Bahkan marka jalan pun membawa pesan. #instapic #instadaily #plang #petunjukjalan #sign #signboard #decision (at Paberik Badjoe)
itulah ar-raja' yaitu pengharapan kepada Allah. berbaik sangka kepada_Nya, bahwa Dia akan selalu membantu kita, menerima ketaatan, mengampuni dosa.. . memangnya siapa kita? ketika ada saudara yang sedang berbuat lupa, kita justru menghakiminya. memangnya siapa kita? saat melihat orang lain bermasalah kita justru membicarakannya. bukan karena peduli atau mencari solusi, tapi sekedar penasaran dan ingin tahu sebentar. memangnya siapa kita? kanan kiri depan belakang mencari puji, tapi kita lupa masih suka mencaci. memangnya siapa kita? melihat orang lain bahagia, kemudian iri. mencapai batasnya menyalahi sana-sini. padahal kita ga tahu, berapa banyak ia sudah berjuang hati-hati. memangnya kita siapa? melihat orang lain cerianya saja. menuntutnya harus selalu sedia dan mengikuti perhitungan kita. ketika ia sedih, kita lupa. . istafti Qalbu.. . #petunjukJalan #istaftiQalbu #taat #iman #pengharapan #taubat #hati #baik #menjadiBaik #jleeb
Rambu-rambu Petunjuk Jalan Ilahi (3)
—-Buku Ma’alim Fi Ath-Thariq karya Sayyid Quthb, ditulis sekitar tahun 1960-an dan menjadi ‘buku rujukan utama’ mulai awal tahun 70-an
Sejatinya, semua manusia sekarang ini hidup dalam suatu masa jahiliyah, dilihat dari sudut pandang sumber yang merasuki berbagai sendi kehidupan dan tatanannya. Jahiliyah yang tampil di atas prinsip yang menentang intervensi kekuasaan Allah di muka bumi (karaktersitik keuhanan), yakni jahiliyah dalam sistem kekuasaan. Sebagian mereka menjadikan sebagian yang lain sebagai penguasa. Sebagian manusia memperbudak sebagian lain dalam bentuk perbudakan tertentu. Hanya dalam manhaj islamlah, manusia terbebas dari segala bentuk perbudakan.
Dalam manhaj Islam, manusia hanya menghambakan diri kepada Allah, menerima sesuatu dari Allah semata, dan tunduk hanya kepada-Nya. Inilah yang menjadi titik perbedaan, dan inilah konsepsi terbaru yang dapat dipersembahkan bagi kemanusiaan dalam kelangsungan kehidupannya.
Rambu-rambu Petunjuk Jalan Ilahi (2)
—-Buku Ma’alim Fi Ath-Thariq karya Sayyid Quthb, ditulis sekitar tahun 1960-an dan menjadi ‘buku rujukan utama’ mulai awal tahun 70-an
Islam tidak akan mampu menunaikan perannya kecuali apabila ia tampil dalam sebuah masyarakat, yakni tampil dalam suatu umat. Umat Islam bukanlah 'tanah air' di mana Islam hidup di sana, bukan pula suatu kaum yang para leluhurnya hidup di suatu zaman sejarah dengan tatanan Islam. Umat Islam adalah sekelompok manusia, yang kehidupan, konsepsi, sikap, tatanan, nilai-nilai, dan pertimbangannya terpancar dari manhaj Islam. Namun, eksistensi umat Islam terseok-seok sejak beberapa abad lalu.
Oleh karena itu, harus ada stimulasi bagi umat Islam! Umat yang selama ini terkubur di tengah generasi-generasi, di bawah tumpukan beragam konsepsi, aturan main, dan sistem, yang semuanya tak ada kaitannya dengan Islam dan manhaj Islami. Inilah langkah awal yang tak mungkin diabaikan!
Rambu-rambu Petunjuk Jalan Ilahi
---Buku Ma'alim Fi Ath-Thariq karya Sayyid Quthb, ditulis sekitar tahun 1960-an dan menjadi 'buku rujukan utama' mulai awal tahun 70-an
Rasa manusia dewasa ini berada di ambang kehancuran, disebabkan kegagalannya dalam mengenali nilai-nilai yang mendorong kehidupan manusia berkembang alami dan mencapai kemajuan berarti.
Kepemimpinan dunia Barat terhadap manusia telah mendekati titik kehancuran, tidak menyediakan cukup ruang untuk nilai-nilai kemanusiaan, bahkan tidak memberikan sesuatu yang memuaskan nuraninya dengan pengakuan eksistensii. Sementara di blok Timur, Teori Komunalis-Marxisme bertentangan dengan sifat alamiah watak dan kebutuhan fitrah manusia sehingga mulai tampaklah kehancuran Eropa dalam segi material-ekonomis.
Oleh karena itu, Mutlak diperlukan sistem kepemimpinan sosial yang baru bagi kemanusiaan! Yang mampu melestarikan dan mengembangkan peradaban materialistik yang telah dicapai manusia, yakni dengan mempertahankan kecemerlangan bangsa Eropa dalam penemuan ilmiah, plus memenuhi jiwa manusia dengan nilai yang benar-benar baru, dengan manhaj yang orisinil, progresif, dan realistis pada masa kini. Ya! Hanya ISLAM-lah, satu-satunya agama yang memiliki nilai-nilai dan manhaj tersebut.
Islam hadir dengan konsepsi yang bersahabat dengan penemuan-penemuan ilmiah di muka bumi, karena Islam memang memberikan ruang bagi kreativitas ilmiah sebagai bagian dari 'tugas' pokok manusia semenjak Allah mengambil janjinya memegang kendali pengelolaan (khilafah) atas bumi.
-- Q.S. Al-Baqarah:30,, Manusia sebagai khalifah di muka bumi
-- Q.S. Adz-Dzariyat:57,, Penciptaan jin dan manusia tidak lain untuk mengabdi kepada Allah
-- Q.S. Ali-Imran:110,, Umat islam adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia
-- Q.S. Al-Baqarah:143,, Umat Islam sebagai umat umat yang adil dan umat pilihan