I hope Fangamer gets a spike in orders for that Ralsei plush. I hope they can plot chapter 3&4 on a map of their sales figures

seen from Thailand

seen from Norway

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Thailand

seen from Malaysia
seen from Austria
seen from United States
seen from Bulgaria

seen from Norway
seen from Russia
seen from United States
seen from United States
seen from Belgium
seen from United States
seen from France
seen from United Kingdom

seen from United Kingdom

seen from United Kingdom

seen from Hong Kong SAR China
I hope Fangamer gets a spike in orders for that Ralsei plush. I hope they can plot chapter 3&4 on a map of their sales figures
Are You Ready (on Wattpad) https://my.w.tt/omVuNl3Gecb
"Now you know what I'm involved in."
I took off my leather jacket to reveal the shoulder holster and vest.
"I'm ready for a relationship, now that you know the truth. Question is..."
I turned around and faced him.
"Are you?"
\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
Krystallia Estrada, a troublemaker with a secret.
Zachary Kingston, a popular boy with no idea of the world underneath.
Throw in best friends, overprotective brothers, guns, exes, dead parents, the Suicide Squad, and what do you get? This rollercoaster of a story. Take a ride and see where it takes you. To the top with the spectacular view, or to the bottom where you'll feel your soul die.
START: 3rd November 2020 END: ---
Heya!
I know I haven’t posted in a very long time and I’m very sorry about that, but I’ve been working on other projects and this is one of them! How about helping a writer out and check out my story ‘Are You Ready’ over on Wattpad! I appreciate it so much.
Much love❤,
-Phantom
Last Kiss. (on Wattpad) https://my.w.tt/C9y2CkmnmR Marley is a shy student who is quick to laugh at her self for simple everyday mistakes. But maybe what could've been a mistake could be the best decision of her life when he gets locked in the school library overnight with the most popular kid at school.
Loving You (on Wattpad) http://my.w.tt/UiNb/vv1dSY27xF
Lucas Blaine maybe the most popular boy in Azeala High but don’t think he’s your typical bad boy, he’s a sweetheart but a naughty charmer.
Jasmine Williams is your generic glasses wearing loner. The shy girl who preferred to remain in the shadows.
When Lucas takes an intense liking to Jasmine things get very interesting…
***
I leaned in clos…
Mendekap tapi tak Bertaut
Kadang, kita tidak paham bagaimana indahnya hati yang jatuh. Sesuatu yang harus disyukuri adalah ketika kita masih bisa jatuh 'lagi' setelah remuk redam. Kadang, kita bersikap seolah penerimaan bagi hati yang luka itu adalah obat terbaik.
Namun sesungguhnya, ada hal-hal yang lebih pantas dijadikan obat, yaitu senyum dan sapa. Tak perlu saling tahu, cukup anggukkan kepala. Hal itu mewakili hati yang saling menghormati, hormat akan keputusan masing-masing pribadi untuk tetap diam meskipun mengagumi dari jauh. Cukup tahu. Cukup paham. Karena terbuka kadang bisa menghancurkan istana yang terbangun susah payah.
Aku tak akan mungkin menjadi bagian dalam riuh rendah sekelilingmu. Tahukah kau bahwa hadirmu nyaris seperti magnet bagi ribuan biji besi seantero jagat raya? kau dan pundakmu itu milik banyak orang, aku tak mau -mungkin lebih pada tak sanggup- dianugerahi berkat memilikinya. Biarlah aku dalam diamku, yang selalu menelisik dalam untaian napasmu. Bukankah kita saling tahu bukan? bahwa kita saling ingin mendekap namun tak mampu bertaut?.
Aku dan masa laluku. Kamu dan masalalumu. Kita memang tak lagi hidup di masa lalu. Namun timbunan kenangan rongsok itu kadang menghalangi jalanku yang sudah terjal oleh popularitasmu. Aku sering terseok-seok lalu terjerembab, kadang tersandung hingga berdarah-darah, namun kau datang bagai obat penghilang sakitku. Namun, tolong ceritakan padaku untuk tetap bertahan saat sakit tersebut menusukku berulang kali? Aku hanya jadi bebanmu, mengertilah itu.
Tak perlu seluruh dunia tahu bahwa pernah ada waktu dimana kita saling ‘jatuh’ dalam pusaran kagum yang sama dan lekas diakhiri oleh kesadaran diriku yang sampai sekarang masih kau pertanyakan, juga kau maki sesering aku memintanya.
“Kita sahabat, ya?” kataku dengan suara rendah. “Taik!” suaramu naik satu oktaf. “Kamu nggak ngerti” aku masih tak ingin kalah. “Apanya yang gak aku ngerti dari kamu? Don’t talk too much, darl” ini sifatmu. Kalimat dari mulutmu itu berbisa. Sekelas racun pada es kopi Vietnam kali lalu. “Understand me. What about a friend?” aku juga bisa. Mungkin tidak seracun mulutmu. “F*ck them. I don’t care!” nah, ini kebiasaanmu. Aku hafal betul. “Dengerin gue. Sekali aja” mungkin kau akan lunak dengan kelembutan. “Itu permintaan paling annoying sejagad raya. Asu! terserahlah, gue budeg” ternyata tidak. Kau keras kepala. Dan mulutmu, benar-benar minta kuhantam sekali dua kali agar sedikit bersih. “Hobi. Nista banget tiap kali ngomong gitu mulu” kali ini aku kesal. Kesal karena kau tak juga mengiyakan. Kesal dengan racaumu. Kau berteriak. Dan memaki. Sial! siapa yang kau maki tadi? perempuan-perempuan itu? kau ingin menghabisiku, hah? “Apaan? gak di cut juga yang penting sayang kan?” aku diam. Tak sanggup berbicara. Kau benar. Umpatanmu itu memang menyebalkan. Namun aku menyayangi si empunya ‘kata-kata nista’ itu.
Selalu saja berakhir dengan aku yang tersenyum tipis. Kita masih menggantung dengan tanya yang selalu kau dengungkan tanpa kentara “Aku rela digantung. Terserahnya kamu. Aku nunggu kok”
Entahlah. Hanya Tuhan yang tahu kapan kau mau mengerti.
I always question myself to why Luke dresses like a highschool popular boy😂👍