Ketika tentara Soviet tiba di Afghanistan, seorang kakek menyaksikan kehancuran desanya dan kematian keluarga yang dicintai. Yassin, cucu lelakinya yang tuli akibat bom, adalah satu dari sedikit yang selamat. Kakek dan cucu berangkat ke perbatasan untuk menuju tambang batu bara di mana Murad, putra kakek dan ayah si cucu bekerja. Mereka sampai perbatasan dan harus menunggu lebih lama lagi dengan hanya bermodal sekaleng tembakau kunyah, beberapa apel setengah busuk, dan belas kasih orang asing. Menghantui sejak halaman pertama, Puing-puing adalah kisah tentang kehilangan yang menghancurkan, sekaligus juga tekat kuat manusia dalam bertahan menghadapi segala cobaan akibat perang. Buku baru dari @penerbitjbs, diterjemahkan oleh @bagusdwihananto Atiq Rahimi, Puing-Puing, Novela, Yogyakarta, Penerbit JBS, Nov 2022, 68 hlm, 50.000 #AtiqRahimi #Puingpuing #Novela #SastraArab #PenerbitJBS (di Jual Buku Sastra-JBS) https://www.instagram.com/p/CmXtmG7Bv8T/?igshid=NGJjMDIxMWI=













