JURNAL PEREMPUAN
Berbicara tentang perempuan memang tidak akan ada habisnya Berlembar-lembar kertaspun tak akan cukup untuk menuliskannya
Perempuan makhluk berhati baja dengan segala kelembutan dan keindahan sejuta pesona Perempuan makhluk penyayang dengan senyum yang tenang dan segala kasih sayangnya
Perempuan dengan lembaran rindu, muara cinta dan sentuhan kasih Perempuan dengan segala kehormatan, kemuliaan dan keanggunan yang terjaga Perempuan, nalurinya sebening tetesan embun, selembut warna senja menyapa
Di dalam dirinya terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran, keridhoan dan ketegaran Sinar yang menerangi di kala pagi, siang dan bahkan malam hari Sinar yang membuka cakrawala dengan ribuan kebahagiaan
Perempuan tidak akan berhenti berjalan Walau harus terluka oleh duri tajam Perempuan akan berusaha keras untuk tersenyum Walau pilu dan pedih menjadi satu
Perempuan, Sang pemangku amanah Menjadi madrasah tanpa atap Rumah berlindung tanpa tembok Bertugas mencetak pemimpin dunia Generasi hebat penerus bangsa
Perempuan yang mendewasakan Menjadi suri tauladan Mendidik dan membimbing dengan penuh cinta Menanamkan tauhid pada hati malaikat kecilnya Sungguh, Menjadi Perempuan adalah Anugerah Yang Maha Kuasa
Untukmu perempuan-perempuan hebat bernama IBU dan calon IBU
Bandung, Sabtu malam, Ditemani rintik hujan dan kerinduan













