@Regranned from @nuonline_id - Dalam konteks era modern seperti saat ini. Apa urgensi dari tasawuf? . Kehidupan terus berkembang, namun aspek kejiwaan masih tetap sama. Dari dulu hingga saat ini, nafsu ammarah dan lawwamah masih tetap sama. Hanya model dan rupanya yang berbeda. . Penyakit orang modern adalah hedonisme, konsumerisme, dan materialisme. Mereka hidup berfoya-foya, lupa kepada Allah dan lupa mengembalikan rezeki dari Allah. Memiliki uang dan belanja terus, tapi untuk zakat, infak, dan sedekah susah sekali. Lalu segala sesuatu dihitung memakai materi. . Penyakit-penyakit ini hanya bisa disembuhkan dengan praktik tasawuf dan tarekat sehingga menjadi orang yang zuhud dan wara. . Zuhud dan wara tidak selalu diidentikkan dengan menjauhi dan membenci dunia. Dalam kehidupan modern, boleh memiliki jabatan tinggi, harta berlimpah, mobil mewah, dan segala kekayaan duniawi lainnya tapi semua itu dianggap sebagai amanah Allah dan tidak memasukannya ke dalam hati. Jadi, ketika semuanya kembali Allah ambil maka ia tidak ada beban karena menganggap segalanya itu hanya titipan yang kembali pada Pemiliknya. . Orang yang mengamalkan tasawuf itu memiliki ketenangan batin yang luar biasa. Dia memiliki rasa tidak memiliki. Kalau orang modern bisa mengamalkan nilai-nilai tasawuf, maka akan terbangun kesalehan sosial dan kepedulian terhadap sesama. Wallahu a'lam bishshowab. *** Follow @nuonline_id Kunjungi www.nu.or.id . #nuonline #nuonline_id #nahdlatululama #quotes #quoteaoftheday #ulamaquotes #islamicquotes #quotesislami #nasihatislami #kangsaid #kangsaidaqil #kangsaidaqilsiraj #tasawuf #sufi #modern #islam - #regrann