Imam Al Qurtubi pernah suatu waktu mengisahkan dari Ibnu Shabih. Beliau berkata, "Seorang laki-laki mengadu pada Hasan Al Basri tentang kegersangan (bumi) maka beliau berkata, 'beristighfarlah kepada Allah!'. Yang lain mengadu tentang kemiskinan, beliau berkata, 'beristighfarlah kepada Allah!'. Adapula yang meminta, 'Doakanlah aku kepada Allah agar ia memberiku anak', beliau pun berkata (lagi), 'beristighfarlah kepada Allah!'. Yang lain mengadu tentang kekeringan kebunnya, beliau pun (masih) berkata, 'beristighfarlah kepada Allah!'" Mengapa dalam kisah tersebut Hasan Al Basri menjawab setiap pertanyaan dengan jawaban yang sama? Tentu, beliau memiliki dasar yang kuat, mengapa beristighfar begitu penting dan sebagai salah satu ikhtiar yang harus dilakukan oleh manusia. Dengan memperbanyak istighfar, berarti kita berusaha menyucikan jiwa dari segala dosa serta meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah. Nah, dengan mencapai derajat taqwa ini tentulah menyebabkan kita menjadi lebih dekat dan cinta dengan Allah, begitu pun sebaliknya. Dalam sebuah hadis dijelaskan bahwa, "Tidak ada suatu kaum yang mereka sedang berzikir kepada Allah kecuali para Malaikat akan mengitarinya dan rahmat Allah akan tercurah beserta sakinah (kedamaian). Dan Allah sebut mereka di depan Malaikat". (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah) Dalam hadis lain, dijelaskan pula tentang efek dari kalimat istighfar. "Barangsiapa memperbanyak istighfar, niscaya Allah menjadikan untuk setiap kesedihannya jalan keluar dan untuk kesempitannya kelapangan dan Allah memberikan Rizki yang halal dari arah yang tidak disangka-sangka." (HR. Hakim dan Ahmad). Maka, apapun yang menjadi keresahan, kesulitan, dan kesedihanmu, cukuplah dengan memperbanyak istighfar, in sya Allah kunci pintu akan terbuka untukmu. Secercah cahaya akan menyinari hidupmu. FP Etalase Time ☕ secangkir-cokelat☕ 📷 Pixabay #quotesofliveby #islamicquotes #ETALASETIME #istighfar #quotes #quotesoftheday #quote #kuncisukses #life #journey












