Hadirmu sama seperti mimpi. Jelas. Sangat jelas ketika di dalamnya. Ekspresi, langkah, detak, tingkah, semuanya sama. Sama. Lalu ingatan itu mengabur seketika aku bangun. Kamu, tidak lagi ada. Kamu, mungkin berada di duniamu yang lain. Mimpiku merekam jelas jejakmu dengannya. Dengan sepaket emosi yang masih sama. Dan kemudian aku lupa segalanya.











