JACKPOT REZEKI: Rahasia Rezeki yang Berkah, Berlimpah, dan Penuh Kejutan!
Tulisan ini terinspirasi dari sebuah buku karya Dewa Eka Prayoga yang berjudul JACKPOT REZEKI. Ketika membaca buku ini ada hal yang sebenarnya kita sendiri sudah tahu, bahkan mungkin mengalaminya sehari-hari. Di awal bab kita diingatkan, yaitu:
Semua hal ada ilmunya, ada polanya, ada caranya dan bisa diulang-ulang.
“Katakanlah (Muhammad), ‘Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan dari bumi? Katakanlah, ‘ALLAH’ dam sesungguhnya kami atau kamu (orang-orang musyrik), pasti berada dalam kebenaran atau dalam kesesatan yang nyata” (QS. Saba: 24)
Ibarat tiket atau jackpot, tidak semua permainan ada tiketnya dan tidak semua permainan ada jackpotnya. Ternyata begitupun rezeki, tidak semua amalan diperuntukan untuk mendatangkan rezeki.
Terus bagaimana polanya?
Yang pertama, Hijrah total.
“Barang siapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka akan mendapatkan di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan jalan keluar yang banyak (atas urusan-urusan yang ia tinggalkan).” (QS. An-Nisa: 100)
Apa maksudnya total?
- Bukan karena tren, tapi karena kebutuhan
- Bukan karena friend, tapi dari keinginan
- Bukan karena keren, tapi memang dianjurkan.
Yang kedua, Pertebal keimanan.
Tanpa disarari, kita seringakali menuhankan kemampuan kita seolah mendewakan diri sendiri. Seakan-akan Allah tidak ada, seolah peran Allah tidak ada. Astaghfirullah..
Jadi, cara berpikirnyalah yang harus digeser. Bukan lagi dengan menunhankan kemampuan dan keyakinan, tapi menuhankan Allah. Itulah keimanan yang sesungguhnya.
Apa yang bisa membuat yakin?
- Yakin ujian ini akan selesai dan dilewati dengan baik. “Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya … “ (QS. Al-Baqarah: 286)
- Yakin semua ini terjadi karena ulah dan kesalahan diri sendiri. “Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri …” (QS. Al-Isra: 7)
…
“Harta boleh hilang, teman boleh hilang, iman jangan sampai.”
Apa hubungan keimanan yang kuat dengan jackpot rezeki?
Bentuk rezeki bukan cuma harta, ada bentuk lainnya seperti:
- Kemampuan mengatasi masalah
- Kelapangan dalam berbagi kebaikan
- Kesempatan dalam berbuat amal sholeh
- Kesehatan dalam melakukan pekerjaan
- Keleluasaan dalam mengambil keputusan
- Kesabaran dalam menghadapi ujian
…
“Aku sudah melihat segala bentuk rezeki, tapi tidak aku temukan rezeki yang lebih baik daripada kesabaran” (Umar Bin Khatab)
Inilah doa yang Rasulullah ajarkan kepada kita lewat Abu Umamah: “Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari kegelisahan dan kesedihan, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat pengecut dan kikir serta dari beban utang dan kesewenang-wenangan orang.”
Jika diperhatikan lawan kata dari hal di atas adalah: Ketenangan, kebahagiaan, kekuatan, ketekunan, keberanian dan kedermawanan semua adalah rezeki. Sayangnya, tidak semua orang menyadarinya dan justru ada yang malah mengabaikannya.
Ketika kita bisa mensyukuri keberadaan rezeki-rezeki tersebut maka kita bisa berpikir jernih dan bergerak leluasa dalam menjemput rezeki lainnya berupa harta lewat ikhtiar yang dilakukan.
Credit: Dewa Eka Prayoga, KMO Indonesia
- M Hisyam Khalid Usman (DRM & SS SSP)
21 Ramadhan 1442H // 03 Mei 2021












