Hai anak Umma Ghaitsa, Tsaqib dan Abqariey atau ya siapapun nama kalian di masa depan. Hari ini adalah dua hari setelah umma menyelesaikan Birthday Trip bermakna yang umma hadiahkan untuk diri sendiri sebagai bentuk rasa syukur dan refleksi atas umur yang Allah berikan
Setelah menuntaskan rangkaian Umroh di Makkah dan Madinah, umma memilih Turki sebagai Negara persinggahan selanjutnya. perasaan saat itu sulit dijelaskan, ketika melihat papan keberangkatan menuju Istanbul, air mata umma langsung jatuh tanpa bisa ditahan. Di dalam pesawat tepat di tengah hamparan awan pecahlah tangisan seperti ingin berteriak "Finally you answer my Dream and Du'a ya Allah"
Mungkin terdengar berlebihan, tetapi saat itu Umma sungguh merasakan bahwa langkah kaki ini sedang menyusuri mimpi yang pernah ditulis sembilan tahun lalu, tepatnya di buku angkatan tahun 2014. Disana ummah menulis i will visit this country in the future Saudi for Makkah and Madinah, Turkey dan ada beberapa negara lainnya
Ya mimpi 9 tahun lalu akhirnya bisa direalisasikan, dan kalian tahu apa pelajarannya?? jangan pernah meremehkan mimpi yang telah ditulis. Setiap mimpi memiliki jalannya sendiri, dan Allah-lah yang menentukan waktu terbaik untuk mengabulkannya
Kelak kalian boleh memimpikan apapun yang kalian inginkan, untuk ibadah, pendidikan dan perjalanan ataupun hal-hal yang memperluas wawasan. Umma hanya memberi sedikit saran selebihnya kalian boleh pergi kemanapun asalkan semuanya diniatkan untuk mencari keberkahan dari-Nya
Nanti saat kita bertemu Umma akan ceritakan bagaimana Turki tampak seperti potongan suasana dari novel yang pernah Umma baca, pepohonan dengan warna oranye kecoklatan tertiup angin dingin, orang-orang menikmati keindahan taman kota dengan jaket tebal dan lalu lalang mobil yang entah mengapa begitu meneduhkan. Sebagai sesorang yang lahir dan besar di Negara tropis Ummah benar-benar merasa Turki begitu estetik sekaligus hangat
Oh iya Umma mengunjungi beberapa kota, Bursa dengan keindahan pengunungan dan masjid-masjid bersejarahnya, eskisehir dengan udara minusnya yang membuat ummah kedinginan namun memukau dengan keindahan musim gugurnya, Cappadocia yang sama dinginnya tetapi sungguh indah dengan balon udaranya serta Istanbul dengan Hagia Shofia dan Selat Bosphorus yang begitu megah
Ini adalah pengalaman pertama Umma melakukan penerbangan internasional sendirian, tanpa mengenal siapa pun pada awalnya. Namun, Allah mempertemukan Umma dengan banyak orang baik sepanjang perjalanan.
Anak anak do'akan ya....
semoga semua doa yang Ummah langitkan selama perjalanan ini segera Allah ijabah. Terutama doa terbesar Umma: semoga suatu hari nanti Allah mengizinkan Umma menjadi seorang ibu yang dapat mengasuh, membimbing, dan mencintai kalian sepenuh hati. Akan Umma ceritakan lebih banyak ketika kita dipertemukan kelak tentunya atas ridho Allah Al-Wahhab.
Dan apabila suatu hari kalian membaca tulisan ini, ketahuilah: kalian adalah doa yang selalu Umma sebutkan, bahkan jauh sebelum kalian hadir di dunia.
Sazzadiyatan, 23 November 2025