“Orang yang pantas meraih Kemenangan adalah orang yang telah Berjuang”
Pada hakikatnya setiap orang terlahir baik dan diharapkan terus bertumbuh untuk menjadi lebih baik. Namun seiring berjalannya waktu jiwa manusia berkembang dan semakin memiliki ego dan nafsu. Terkadang sulit untuk mengontrol apa yang terjadi di dalam diri.
Tiga puluh hari berpuasa di bulan Ramadhan telah melatih kita untuk mengontrol itu semua. Insyaallah besok kita akan bertemu dengan Idul Fitri. Ibarat menenun kain, kita telah menenun kain selama 30 hari, dan kita akan segera menggunakan pakaian yang telah kita tenun itu. Kenapa kita ibaratkan sebagai menenun kain? Karna kata ‘Fithri’ secara maknawi ada yang mengartikan memakai pakaian, tentu pakaian disini adalah taqwa, sebagaimana yang terdapat di dalam surat Al-Baqarah ayat 183, bahwa tujuan berpuasa adalah agar kita bertaqwa. Sehingga di hari nan fitri nanti kita telah memakai pakaian taqwa dimaksud.
Idul Fitri juga dapat disebut dengan hari raya kemenangan. Kaum beriman telah menjalankan ibadah Ramadhan, sehingga kita akan meraih kemenangan karena telah berhasil melawan hawa nafsu dan godaan serta mampu mengendalikan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa. Menjalankan semua perintahNya dan menghentikan segala laranganNya. Itulah yang telah diajarkan oleh Ramadhan.
Kemenangan adalah sesuatu yang diinginkan oleh setiap manusia. Hal tersebut akan menimbulkan rasa senang dan puas atas pencapaian yang telah kita raih. Kemenangan itu akan bermakna luar biasa ketika kita dapat melawan suatu kegagalan. Kegagalan menuntut kita untuk harus belajar lebih baik serta memerlukan perjuangan keras. Kita hanya perlu waktu untuk meraih kemenangan tersebut. Untuk setiap kemenangan tentu juga harus ada perjuangan. Kemenangan tidak selalu menjadi yang pertama, menang berarti kita melakukan lebih baik dari apa yang kita kerjakan sebelumnya. Kegagalan hanya terjadi saat kita menyerah. Teruslah mencoba dan jangan menyerah untuk meraih kemenangan. Karena orang yang bersunguh-sungguh akan dekat kepada kemenangan. Pertanyaannya? Apakah kita siap untuk terus berjuang dan belajar agar mendapatkan kemenangan yang sesungguhnya?
Jawabannya kita harus siap. Terus apa yang harus kita lakukan? ya…berjuang dengan cara kerja keras, focus, belajar, pantang menyerah, jujur, disiplin, tanggungjawab, bekerja dengan hati dan dimulai dari diri sendiri. Selamat datang wahai kemenangan.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H
- Muthia Mirsya Ali
(Junior Consultant SSP)
30 Ramadhan 1442H // 12 Mei 2021