oh, to be a wildflower swaying in the wind, a songbird soaring high, a patch of moss on the soft brown earth. I don't wanna do 9 to 5.
seen from United Kingdom

seen from Saudi Arabia
seen from United States
seen from Indonesia
seen from China
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Australia
seen from China
seen from China

seen from Malaysia

seen from United States

seen from United States
seen from Canada

seen from Malaysia
seen from Saudi Arabia

seen from United States

seen from Denmark

seen from Denmark
oh, to be a wildflower swaying in the wind, a songbird soaring high, a patch of moss on the soft brown earth. I don't wanna do 9 to 5.
Random lang. I wanted to see #beautifulflowers and take one home with me. 😊 #randomfeeling #farmersmarketflowers #roses #sunflowers #flowerbouquets (at Farmers Market, Araneta Center) https://www.instagram.com/p/BuTGXlVBelw/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1g049wwo5zd62
I think am falling... Falling hard...
For whenever you're around, all my pain seems to dwindle down to nothing. And all my sadness cease to exist. All my fears turn non-existent. For I get lost staring down your slanting coffee eyes. You light me up with nothing more than a text. Whenever I feel down, my heart longs for to be with you. For you are all it takes to make my day. That dammed smile of yours makes me wanna stay right there for forever. And someday I wanna think I will.
if i'm to fall in love with you again, then we'll have to meet each other again for the first time.
RASA, SINGGAH. LALU MENGALAH.
Jarum jam yang berdetik menemaniku yang sedang sendiri dalam ruangan kecil dengan AC yang sengaja kubuat dingin.
Kupikirkan semua, kebodohanku dalam mengelola rasa. menomersatukan yang tak pernah menganggapku ada. Mungkin aku hanya sebatas angin baginya, atau tidak lebih dari itu. Tapi aku menganggapnya sebagai oksigen, kebutuhan yang harus ada untuk menghidupkan-ku setiap hari. Sebegitu tergantungnya sampai rela bertahan meski diabaikan.
Ku teriakkan tanpa suara, beribu kali, riuh tanpa henti bahwa AKU MENCINTAIMU. Tapi tak pernah berani kuungkap. Aku terlalu takut penolakan, Lalu setiap hari kuputuskan hanya memperhatikan, sikapmu, gerak gerikmu, seluruh aktifitasmu.
Awal saat kita dekat, kesalahanku adalah aku tidak pernah berjanji untuk tidak menaruh rasa, untuk menjalin hubungan hanya sebatas teman dekat tanpa terikat, yah.. tapi siapa juga yang mampu membatasi rasa, dia liar dan penuh energi, mengisi ruang kosong yang sebenarnya tidak ingin dipenuhi
Jika sudah begini tidak ada yang bisa bertanggung jawab selain dirimu sendiri, merasakan perihnya, menikmati lukanya. mengalah jadi jalan satu-satunya yang ditempuh atas rasa cinta yang sengaja diberi ruang. meski terluka kamu tetap bisa baik saja, luapkan, katakan padanya suatu saat nanti saat kau sudah tidak bisa menahannya lagi. mengalah baik, tapi bukankah menyatakan lalu kehilangan juga baik?
Suddenly just wanna say thanks!
Thanks for being my shoulder to cry on! always. Thanks for being there when life is complicated, being rude to myself. Thanks for everything.
Terimakasih sudah mencipta ruang singgah meski bukan untuk ditempati.
Terimakasih selalu menjadi yang terkasih meski bukan Kekasih.
Terimakasih, sudah rela berbagi dan membersamai.
Aku jatuh hati ❤️
Aamiin yarobbal'alamin... Sore yang syahdu pada akhir April th 2020. Di kamar menatap tirai hijau itu. At Depok, Jl. Margonda yg tak pernah sepi. Aku rindu pulang. Tapi tak bisa. Cuaca mendung semendung hatiku. Sepertinya akan turun hujan. Semoga hujan ini akan membawa berkah. Kemudian hatiku melting hanya karena melihat video sederhana ini. Anak kecil nan polos. Yg paling diam & pemalu diantara yg lain namun lama2 mau membuka diri. I will not forget you. Reminder: Her name is Keisya pen (salah satu anak binaan pd program Dakwah Marjinal, Pesantren Bina Insan Kamil).
Perihal luka, mencinta tetapi saling melepas.